• 11 August 2022

Pakis Boston, Pembersih Udara Terbaik

uploads/news/2020/11/pakis-boston-pembersih-udara-196748265753cdd.jpg

N. exaltata juga berfungsi sebagai humidifier udara secara alami, menghilangkan formaldahyde dan pembersih udara. Namun tanaman ini belum mendapat perhatian dari masyarakat, sehingga kurang dibudidayakan dan kurang dimanfaatkan.

JAKARTA - Bagi Sahabat Tani yang gemar memelihara tanaman hias, pasti tidak asing dengan pakis boston atau pakis pedang (Nephrolepis exaltata (L.) Schott).

Pakis boston atau pakis pedang merupakan pakis herba yang tumbuh di daerah tropis dan sub-tropis di berbagai belahan dunia.

Tanaman ini berasal dari famili Lomariopsidaceae yang kadang-kadang disebut juga dari famili Davalliaceae atau Oleandraceae atau Nephrolepidaceae.

Menurut Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi), Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian (Kementan), tanaman ini merupakan salah satu pakis hias paling populer diantara tiga spesies utama yang terdiri dari, N. exaltata, N. hirsutula, dan N. cordifolia, namun tidak termasuk peringkat tertinggi.

Di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia, tanaman Nephrolepis liar dibudidayakan dan dijual sebagai tanaman hias di pasar lokal, secara ekologis mudah beradaptasi di berbagai habitat.

Perbanyakannya dilakukan dengan akar rimpang, namun relatif lambat perkembangannya,” tulis Balithi.

Pakis boston merupakan tanaman hias daun komersial pertama yang diperbanyak secara in vitro.

Sejak itu, pengembangan pakis kultivar mengandalkan pada pemilihan varian hasil somaklonal dari kultur jaringan.

Selain sebagai tanaman hias, tanaman ini juga berguna menjaga kelembapan di sekitar lahan tanaman kelapa sawit.

Tanaman ini pertumbuhannya tidak terlalu cepat, bentuk tanaman perdu, dan tidak banyak menimbulkan kerugian atau gangguan sehingga keberadaannya cenderung dipertahankan di kebun kelapa sawit,” jelasnya.

Selain itu, pakis boston juga merupakan salah satu bahan untuk menyusun rangkaian bunga baik untuk buket maupun di atas meja.

Tanaman ini banyak digunakan menjadi hiasan dalam ruangan di lobi hotel, ruang makan, dan menjadi hiasan dalam ruangan rumah maupun sebagai dekorasi.

Di lahan gambut, pakis boston digunakan sebagai tanaman penutup lahan yang sangat sesuai untuk mendukung peningkatan kualitas lahan.

Beberapa keunggulan yang menjadi pertimbangan secara ekonomis dan ekologis antara lain, tanaman ini mudah dalam pengelolaannya di lahan gambut karena bersifat sangat adaptik terhadap lahan gambut, mudah diarahkan atau dikendalikan, dapat mengurangi bahaya erosi, dapat menjaga kelembaban dan temperatur tanah, serta dengan manajemen yang baik mudah dikondisikan supaya tidak kompetitif,” jelas Balithi.

Menurut hasil penelitian Badan Penerbangan dan Antariksa (National Aeronautics and Space Administration/NASA) paku boston merupakan salah satu dari sepuluh tanaman yang dapat membersihkan udara dalam ruangan dari berbagai polutan yang bersifat racun seperti formaldehyde, aseton, dan benzena, serta produk lain seperti cat, plastik dan bahan pembersih. 

Adanya logam berat di sekitar lingkungan akan berdampak bagi kesehatan manusia dan merugikan bagi berbagai organisme hidup. Masuknya logam berat pada tubuh manusia dalam jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan keracunan, kanker, dan kerusakan sistem saraf akumulatif,” sebutnya. 

Saat ini pakis boston menjadi salah satu sumber daya berbasis bio-industri yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Ditambah, tanaman ini memiliki daun dengan bentuk menarik, sehingga digunakan sebagai tanaman hias daun potong, dan tanaman pot yang dapat digunakan di dalam maupun luar ruangan. 

“N. exaltata juga berfungsi sebagai humidifier udara secara alami, menghilangkan formaldahyde dan pembersih udara. Namun tanaman ini belum mendapat perhatian dari masyarakat, sehingga kurang dibudidayakan dan kurang dimanfaatkan. Apabila dilihat dari fungsi dan manfaatnya N. exaltata dapat dijadikan sebagai sebagai tanaman hias dan pengelolaan lingkungan hidup,” tutupnya.

Related News