• 15 April 2024

Membedah Potensi Tinggi Talas Beneng

uploads/news/2020/11/membedah-potensi-tinggi-talas-16568f9c46da31a.jpeg

JAKARTA - Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) University menyatakan, talas khususnya talas Beneng, memiliki potensi sangat tinggi karena kapasitas produksi yang tinggi, relatif hama dan penyakit dibandingkan talas Bogor.

"Potensi talas Beneng sebagai sumber pangan dan komoditas ekspor karena ukurannya raksasa, potensi produksi yang tinggi, relatif tahan hama dan penyakit dibanding talas-talas lain seperti talas Bogor. Tidak hanya itu, talas Beneng juga tidak terlalu membutuhkan perawatan, serta memiliki kandungan gizi yang cukup baik," ujarnya belum lama ini dalam keterangan resmi IPB University.

Baca juga: Potensi Araceae di Masa Pandemi

Menurutnya, hingga saat ini sudah ada 190 riset mengenai talas Beneng dari 123.000 riset tentang talas yang sudah dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional.

Pembahasan publikasi tersebut pun beragam.

Mulai dari cara budidaya, hama penyakit, kandungan pati, tepung talas, komposisi gizi, kandungan asam oksalat, tepung komposit, dan lain sebagainya. 

"Secara manfaat gizi dan kesehatan, talas Beneng memiliki kandungan serat makanan yang tinggi dan mengandung zat gizi lain seperti karbohidrat kompleks, provitamin A, karotenoid (alfa dan beta karoten, kriptoxantin) vitamin B6, vitamin E, mineral K, Fe, Cu, MN, CA, Mg, prebiotic,” jelas dosen dari Departemen Gizi Masyarakat, IPB University ini.

Prof. Ahmad juga menjelaskan mengenai kandungan gizi talas Beneng.

Menurutnya, talas Beneng baik untuk penderita diabetes, hipertensi, mencegah penyakit jantung, memperbaiki penglihatan, meningkatkan fungsi kognitif, memperbaiki kesehatan kulit, meningkatkan fungsi sistem imun, baik untuk pencernaan, anti kanker dan dapat membantu menurunkan berat badan.

Ia juga memberikan strategi pengembangan talas Beneng sebagai komoditas unggulan dan ekspor.

Menurutnya, talas Beneng cocok dijadikan sebagai pilot project industri tepung talas Beneng (taroben flour) yang sahamnya dimiliki petani talas Beneng.

Baca juga: Daun Talas Obati Luka Hewan

"Jangan diserahkan kepada industri besar karena hanya akan menjadikan petani sebagai kuli saja," tambahnya. 

Ia juga menyarankan, perlu adanya standar nasional tepung talas Beneng.

Menurutnya, tepung ini dapat digunakan sebagai pengganti atau subtitusi tepung terigu dengan keunggulannya yaitu, bebas gluten, tinggi serat, protein sebanding dengan terigu, indeks glikemik rendah, serbaguna dan mudah ditambahkan dalam diet sehari-hari. 

Related News