• 19 April 2024

Manfaat Teh Delima bagi Kesehatan

uploads/news/2021/01/manfaat-teh-delima-bagi-710859a081e520b.jpg

Buah delima memiliki berbagai manfaat, salah satunya mampu menurunkan tekanan darah tinggi.

JAKARTA - Pernahkah Sahabat Tani mencoba teh delima?

Manfaat buah delima untuk kesehatan memang tidak diragukan lagi, dan dianggap sebagai salah satu buah tersehat di dunia.

Ada banyak cara memakan buah delima, dapat dikonsumsi langsung atau dibuat menjadi secangkir teh delima yang enak.

Buah delima memiliki berbagai manfaat, salah satunya mampu menurunkan tekanan darah tinggi.

Selain itu, buah ini juga sangat baik untuk kulit dan menjadi obat untuk menghilangkan jerawat.

Baca juga: Delima, Buah Tertua di Dunia

Melansir dari ANTARA dari Boldsky, berikut ini beberapa manfaat teh delima bagi kesehatan, beserta beberapa resep teh untuk kalian coba di rumah.

Mendukung kesehatan jantung

Teh delima dikemas dengan polifenol utama seperti antosianin, asam fenolik, dan punicalagin yang memiliki aktivitas antioksidan kuat.

Salah satu penelitian mengatakan, polifenol memiliki sifat anti aterogenik yang dapat membantu melindungi dari penyakit kardiovaskular seperti stroke dan penyakit jantung koroner.

Meningkatkan sistem reproduksi

Salah satu penelitian menyebutkan, beta-sitosterol pada biji delima memiliki aktivitas pelindung embrio.

Hal ini dapat membantu melindungi sistem reproduksi dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh obat kemoterapi.

Teh yang dibuat dari sari buah delima juga mampu membantu meningkatkan konsentrasi sperma, mobilitasnya, dan mengelola faktor risiko yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

Ini juga dapat membantu mengurangi risiko kanker prostat.

Mengelola diabetes

Delima memiliki berbagai macam polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan.

Asam ellagic dan punicalagin dalam buah delima, dapat membantu mengurangi lonjakan glukosa yang disebabkan setelah makan, sehingga berguna dalam mengelola diabetes secara efektif.

Selain itu, asam galat dan oleanolic dalam teh delima dapat mencegah risiko komplikasi diabetes seperti penyakit kardiovaskular.

Beberapa penelitian juga membicarakan tentang efek antidiabetes dari bunganya. 

Membantu menurunkan berat badan

Jumlah asam punicic yang tinggi dalam teh delima dapat membantu menurunkan berat badan, karena efeknya dalam menurunkan kolesterol.

Selain itu, daun delima juga mampu mengurangi lipid atau lemak dalam darah dan kolesterol total serum dalam tubuh.

Secara keseluruhan, teh delima sangat membantu manajemen berat badan.

Memiliki sifat antikanker

Salah satu penelitian menyebutkan, quercetin dan asam ellagic pada teh delima memiliki sifat anti kanker yang dapat membantu mencegah pertumbuhan sel kanker.

Hal ini efektif melawan berbagai jenis kanker seperti, karsinoma sel ginjal, kanker prostat, karsinoma paru, kanker serviks, kanker payudara, dan bahkan mencegah metastasis kanker.

Mencegah alzheimer

Teh delima menunjukkan sifat anti neurodegeneratif.

Punicalagin dan urolithin dalam teh dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit neurodegeneratif seperti alzheimer.

Urolithin dapat membantu mencegah peradangan pada neuron, sementara punicalagin mengurangi kerusakan memori yang disebabkan oleh peradangan.

Meningkatkan kekebalan tubuh

Teh yang terbuat dari kulit buah delima dapat menunjukkan efek imunostimulan.

Adanya polisakarida pada kulitnya dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh yang telah berkurang akibat kemoterapi.

Selain itu, banyak polifenol dalam buah ini dapat melindungi tubuh dari berbagai patogen.

Baik untuk kulit

Delima efektif melawan kerusakan kulit akibat sinar ultraviolet.

Radiasi ultraviolet bertanggung jawab atas banyak masalah kulit seperti peradangan eritema, kanker kulit, dan penuaan dini.

Teh delima dapat membantu mengurangi efek kerusakan ultraviolet, karena potensi antioksidannya yang kuat dan juga dapat menurunkan kerusakan DNA dan protein pada sel dan jaringan.

Mencegah mikroba

Teh buah delima mengandung zat antimikroba seperti asam ellagic dan tanin yang dapat membantu mencegah patogen virus dan bakteri, terutama Staphylococcus aureus, Salmonella, dan Penicillium digitatum.

Teh ini juga efektif melawan strain yang sangat patogen dan kebal obat. 

Mencegah penyakit tulang

Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang ditandai dengan tulang yang lemah dan rapuh.

Salah satu penelitian menunjukkan, aktivitas antiinflamasi dan antioksidan dalam teh delima, dapat bermanfaat untuk osteoporosis.

Hal ini dapat membantu mencegah keropos tulang dan mengurangi kerusakan tulang yang disebabkan oleh radikal bebas. 

Baca juga: Jenis Teh untuk Ringankan Asma

Baik untuk perawatan gigi

Masalah gigi bisa dikurangi dengan konsumsi teh delima.

Menurut penelitian, buah delima secara signifikan mengurangi koloni bakteri plak gigi seperti lactobacillus dan streptococci.

Teh ini juga dapat membantu memperkuat gusi dan mengencangkan gigi yang lepas akibat penyakit gigi seperti periodontitis.

Related News