• 1 March 2024

Menanam Anggur di Ibu Kota

uploads/news/2021/02/menanam-anggur-di-ibu-375876dc0470b87.jpg

Anggur sangat baik tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian tempat 0-300 meter di atas permukaan laut.

JAKARTA -  Mungkin Sahabat Tani belakangan ini hanya mengetahui anggur hanya dapat tumbuh di dataran tinggi.

Padahal menurut ahli tanaman anggur dari Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) yang juga Koordinator Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP), Sukadi, anggapan mengenai anggur merupakan tanaman dataran tinggi, kurang tepat.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, anggur sangat baik tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian tempat 0-300 meter di atas permukaan laut.

Baca juga: Potensi Anggur di Jawa Tengah

Karena itu, DKI Jakarta pun dianggap sebagai daerah yang sesuai untuk budidaya anggur.

Melansir Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta, berikut beberapa varietas anggur dataran rendah tropika yang sesuai untuk dibudidayakan di DKI Jakarta dan telah dilepas oleh Balitjestro, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian (Kementan).

Jestro AG45

Jestro AG45 merupakan varietas anggur beradaptasi dengan baik di dataran rendah dengan ketinggian tempat 2-230 meter di atas permukaan laut dan curah hujan rendah.

Varietas ini juga memiliki warna buah biru keunguan dengan keunggulan kandungan jus yang tinggi, rasa manis segar dan daging buah yang renyah.

Jestro AG86

Jestro AG86 merupakan varietas anggur berwarna hijau yang memiliki adaptasi di dataran rendah dengan ketinggian tempat 0-300 meter di atas permukaan laut.

Keunggulan dari varietas ini yaitu kemasakan buah dalam tandan yang lebih merata, ukuran buah yang lebih besar dan aroma buah yang lebih tajam ketika dikonsumsi, dengan potensi hasil 9-16 kilogram per tanaman dengan teknik budidaya yang optimal.

Prabu Bestari

Anggur varietas Prabu Bestari merupakan varietas hasil klon seleksi pohon induk milik Balitjestro di Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur.

Warna kulit anggur saat masak adalah merah dengan rasa yang manis. Jenis anggur ini mirip dengan anggur import jenis Red Globe.

Umur mulai panen varietas anggur ini yaitu 120 hari setelah pangkas dengan hasil antara 5-15 ton per hektar.

Daya simpan buah anggur ini mencapai 7-14 hari pada suhu kamar.

Baca juga: Keberadaan Anggur Ukraina di Bantul

Varietas ini beradaptasi dengan baik di dataran rendah dengan ketinggian 0-300 meter di atas permukaan laut.

Probolinggo Biru 81

Anggur Varietas Probolinggo Biru 81 merupakan anggur yang memiliki warna buah matang merah kehitaman dengan kulit buah tertutup lapisan bedak tipis.

Sesuai dibudidayakan di dataran rendah dengan produktivitas 12-20 kilogram per pohon per tahun dengan teknik budidaya yang optimal.

Umur panen dari buahnya yaitu 105-110 hari setelah pemangkasan produksi.

Related News