• 15 April 2024

Gurih, Ini Khasiat Daging Entok

uploads/news/2021/05/gurih-ini-khasiat-daging-72371fc82ca9505.jpg

“Unggas ini merupakan jenis daging sehat yang memiliki kandungan antioksidan, namun kulitnya berlemak..”

JAKARTA – Masyarakat Indonesia tentunya masih memiliki ketertarikan khusus dengan daging unggas. Sebab harganya relatif murah dan terjangkau oleh berbagai kalangan. Daging entok menjadi salah satunya yang digemari dagingnya walaupun sebenarnya masih jarang tersedia di pasaran. Padahal, populasi ternak unggas yang satu ini memberikan peluang besar.

Namun, dari banyaknya peternak di Indonesia hanya segelintir yang memanfaatkannya untuk dijadikan bisnis, sementara beberapa diantaranya memelihara untuk dijual hidup bukan diolah menjadi hidangan lezat seperti pedesan entok, entok balado, entok goreng kriuk dan masih banyak lagi. Dagingnya lembut, dan berwarna gelap menjadi ciri khas dari entok.

Baca juga: Pilihan Pakan Terbaik untuk Entok

 

Melansir dari Livestrong, entok mengandung tinggi protein, asam lemak omega esensial, dan berbagai vitamin serta mineral. Unggas ini merupakan jenis daging sehat yang memiliki kandungan antioksidan, namun kulitnya berlemak. Sejumlah kecil mineral lainnya, seperti kalsium dan tembaga, juga dapat ditemukan dalam daging entok.

Selain itu, mengandung lemak esensial yang sehat, seperti asam lemak omega-3 dan omega-6. Mayoritas lemaknya ditemukan pada kulit. Meskipun beberapa vitamin dan mineral dapat berkurang saat dimasak, sebuah studi 2014 dalam Journal of Food Science and Technology Research menunjukkan bahwa antioksidan benar-benar meningkat setelah sahabat tani memasak entok dengan memanggangnya. Kandungan lemak dalam daging entok seringkali dijadikan pro dan kontra.

Baca juga: Rahasia Ternak Entok Lebih Menguntungkan

 

Bagi seseorang yang melakukan diet rendah karbohidrat atau ketogenik, tinggi lemak mungkin menjadikannya pilihan protein favorit. Sebagian besar lemak dalam entok adalah lemak tak jenuh baru dan tak jenuh poliunsa yang sehat, dianggap baik untuk tubuh. Sementara lemak sehat untuk jantung seperti asam lemak omega, sedangkan lemak jenuh tidak termasuk.

Dari 39,3 gram lemak dalam porsi daging entok seberat 100 gram dengan kulit, 13,2 gram adalah lemak jenuh. American Heart Association merekomendasikan untuk membatasi konsumsi lemak jenuh sebanyak 5 hingga 6 persen dari asupan kalori sehari-hari. Sebab, terlalu banyak lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol yang memungkinkan terkena penyakit jantung.

Baca juga: Fakta Entok Hias dan Konsumsi

 

Saat hendak menghidangkan daging entok, sebaiknya sahabat tani kurangi kandungan lemak tinggi dengan membuang bagian kulit serta jeroan agar menghasilkan daging entok rendah lemak serta kaya akan protein. Tetapi, jika sahabat tani sedang melakukan diet asam urat dan ingin mengkonsumsi daging entok sebaiknya di cek terlebih dahulu kadar asam urat dalam tubuh normal atau tidak, karena kandungan purin tinggi pada entok menyebabkan sahabat tani mudah terkena asam urat.

Baca juga: Ulat Jerman, Pakan Berkualitas Tinggi

Related News