• 23 February 2024

Tips Membuat Baglog Jamur Tiram

“Kalau yang bagus itu menggunakan serbuk kayu sengon. Didalam serbuk kayu ini, terdapat zat-zat yang nantinya akan dibutuhkan untuk pertumbuhan si jamur,”

JAKARTA – Petani jamur tiram di Indonesia kini mulai banyak bermunculan di beberapa daerah. Hal ini karena jamur tiram memiliki peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Saat memulai budidaya jamur tiram, salah satu hal yang tidak boleh lupa disiapkan adalah baglog.

Nah, baglog ini merupakan media tanam untuk budidaya jamur tiram. Baglog dibuat dari serbuk kayu dan bahan-bahan lainnya yang dicampur dan dimasukkan ke dalam plastik. Setelah baglog terkumpul, kemudian seluruh baglog diletakan pada rak-rak.

Lalu, dimana sahabat tani bisa mendapatkan baglog?

Lia Dahlia, pendiri dari Blu-Farm juga membudidayakan jamur tiram. Lia mengatakan, baglog bisa didapatkan dengan membeli langsung secara utuh atau baglog bisa juga kita buat sendiri.

“Kalau beli, harga per baglog itu dijual kurang lebih Rp 3000 tergantung pasarnya. Nah, sebetulnya bisa bikin sendiri. Hanya saja, kalau membuat baglog sendiri, sahabat tani harus punya alat steam atau alat sterilisasi baglog,” kata Lia saat di wawancarai oleh reporter Jagadtani.Id di Jalan Raya Gunung Salak Endah, Kelurahan Gunung Bunder, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Baca juga: Jatuh Bangun Usaha Jamur Tiram

Membeli baglog yang sudah jadi memang jauh lebih mudah dan fleksibel. Namun, bila memproduksi baglog dengan jumlah yang banyak, tentu biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih mahal. Jika sahabat tani sudah berada pada tahap budidaya jamur dengan produksi yang cukup banyak, sahabat tani harus membuat baglognya sendiri.

Namun, pada dasarnya setiap petani jamur tiram memiliki perbandingan dan tips penggunaan bahan yang berbeda-beda, tentu saja hal ini terjadi karena pengalaman mereka. Dari perbedaan tersebut, cara membuat baglog jamur tiram secara umum tetap sama.

Untuk membuat baglog, bahan utama yang diperlukan oleh sahabat tani adalah serbuk kayu. “Kalau yang bagus itu menggunakan serbuk kayu sengon. Didalam serbuk kayu ini, terdapat zat-zat yang nantinya akan dibutuhkan untuk pertumbuhan si jamur,” ungkap wanita lulusan sistem informasi itu.

Baca juga: Peluang Budidaya Jamur Saat Pandemi

Baglog yang bagus sangat tergantung dengan kualitas serbuk gergajinya. Untuk pemilihan serbuk, pastikan sahabat tani memilih serbuk yang mudah hancur agar miselium (semacam akar) jamur tiram mampu merambat dengan cepat. Pastikan bahwa serbuk yang digunakan tidak berminyak atau masih tertempel bekas gergaji lainnya.

“Kemudian, bahan campuran baglog itu bisa dari tepung jagung, zat kapur, air dan lain-lain,” tambah Lia.

Nutrisi yang harus ada didalam baglog adalah karbohidrat, mineral, vitamin, dan juga protein. Beberapa pilihan media yang bisa digunakan antara lain biji bijian khususnya biji jagung tersebut. “Setelah itu semuanya digabung, lalu dimasukan kedalam plastik,” tutupnya.

Baca juga: Guru Honorer jadi Pembudidaya Jamur

Related News