• 13 June 2024

Intip Perawatan Anak Anjing

uploads/news/2021/11/intip-perawatan-anak-anjing-69573e567bbb91b.jpg

Mudah sekali dan nggak seribet mengurus kucing. Dimandikan boleh tapi jangan keseringan. Kalau makanannya, anjing bisa makan apapun yang penting jangan dikasih tulang ayam kampung

Memiliki hewan peliharaan tentu menjadi dambaan setiap orang. Selain punya teman baru, memiliki hewan peliharaan juga bisa menambah suasana dalam rumah loh, Sahabat Tani. Salah satunya anjing. Hewan setia kawan ini telah dijadikan peliharaan oleh beberapa orang. Sifatnya yang penurut dan menggemaskan membuatnya banyak dipilih sebagai hewan peliharaan.

Baca juga : Menguak Penjualan Daging Anjing Di Jakarta

Joko Purwono, salah satu penghobi anjing asal Boyolali ini mengaku bahwa perawatan anak anjing sangat mudah dan tidak sesulit merawat kucing. “Mudah sekali dan nggak se-ribet mengurus kucing. Dimandikan boleh tapi jangan keseringan. Kalau makanannya, anjing bisa makan apapun yang penting jangan dikasih tulang ayam kampung, karena efeknya bisa fatal, lebih baik tulang ayam biasa,” Kata Joko kepada reporter Jagad Tani, melalui sambungan telepon.

Baca juga : Korsel Larang Konsumsi Daging Anjing

Diberi makan dog food juga bagus, namun untuk jangka panjang jadi nggak hemat biaya, kalau saya membiasakannya dengan makan nasi putih aja, dibiasakan makan nasi tawar campur ikan asin jadi nggak ribet cari lauknya. Anjing termasuk hewan yang mudah diatur, bahkan sangat nurut kalau diperintah, yang penting kita ajarkan tegas dan disiplin aja supaya anjingnya nurut,” tambahnya.

Perawatan anak anjing merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan. Sebab, di umur yang masih kecil anjing memiliki banyak tenaga, sehingga membutuhkan banyak mainan untuk membantunya tumbuh dan berkembang. Dengan memberikan banyak mainan, anjing akan merasa senang dan tidak mudah bosan. Jenis mainan yang harus diberikan seperti mainan kunyah dan lunak tetapi juga tidak mudah rusak dan kuat. Tidak dianjurkan memberikan tulang-tulangan karet sebagai mainan, sebab tulang-tulangan merupakan cemilannya.

Baca juga : Menyambut Peringatan Hari Rabies Sedunia

Anjing kecil kadang belum tau banyak hal, untuk itu Sahabat Tani harus tegas dengan apa yang boleh dimainkan dan apa yang tidak, misalnya menggigit sepatu, ketika tidak boleh kita bentak dan buat dia kaget, seperti dikibaskan dengan kain supaya dia tahu dan tidak mengulangi,” imbuhnya.

Pria kelahiran 1996 ini juga menambahkan, “kalau anjingnya mau dikurung atau di rantai, jangan lupa di keluarin. Karena biasanya saat anjing meng gong-gong itu tandanya mau pup, tetapi kalau masih seperti itu dan sudah pup maka diajak jalan keluar sebentar,” terangnya.

Saat anjing sudah besar, maka perawatannya akan lebih mudah dan bisa menyesuaikan sendiri, bisa pup sendiri dan apapun dilakukan sendiri. Baginya kita hanya perlu memberikan makan dan anjing pun siap diajak main kemanapun.

Baca juga : Perdagangan Daging Anjing Harus Dihentikan

Related News