• 6 December 2022

Mengenal Buah Kecapi Yang Mulai Langka

Mungkin bagi sebagian Sahabat Tani, agak asing dengan buah Kecapi. Bahkan tak jarang orang mengenal Buah ini dengan nama Sentul atau Ketuat. Buah Kecapi dengan nama latin Sandoricum Koetjape (Burm.f.) Merr memiliki ciri berbentuk bulat, berwarna kuning atau kemerahan. Namun saat telah masak akan memiliki bulu halus, jika dipegang terlihat seperti bola tenis.

Penyebaran buah kecapi berada di Asia Tenggara dan sebagian Amerika Serikat. Sebenarnya buah kecapi terdapat dua jenis yang terbagi sesuai warna kulitnya, yakni merah dan kuning. Untuk di Indonesia, masyarakat lebih mengetahui buah kecapi berwarna kuning.


Saat ini buah Kecapi tergolong langka, padahal dulu banyak sekali masyarakat yang menanam buah ini sekitar rumah karena kecapi mudah tumbuh dan tidak membutuhkan perawatan yang khusus.


Buah ini memiliki 2-5 biji yang besar didalamnya dan tekstur dagingnya lembut mengandung cairan berlendir, merekat dengan bijinya yang bewarna putih serta rasanya masam dan manis.


Saat ini kecapi sudah cukup jarang ditemui dan banyak juga yang tidak mengetahui tentang buah satu ini. Dengan nilai ekonomi yang cenderung rendah, buah kecapi cukup diminati tapi tidak bagi petani.


Menurut Pak Tani, penjual kecapi di daerah Graha Raya – Kota Tangerang Selatan dulu banyak yang menjual buah ini. Bahkan teman-temannya juga ikut menjual buah kecapi. Tetapi karena banyaknya pohon yang ditebang serta lahan dijadikan sebagai bangunan atau rumah-rumah maka dari itu perlahan pohon kecapi mulai tak terlihat.


"Pohon kecapi tergolong pohon liar karena banyak yang tumbuh dengan sendirinya. Di sini dulu banyak pohon kecapi jadi kaya hutan. Karakter pohonnya tinggi-tinggi, besar juga. Banyak yang menebang pohon sehingga tidak dapat tumbuh lagi. Lama-lama habis pohonnya nggak ada lagi sekarang jarang, tapi kalau mau nyari buah kecapi paling nyari dikampung-kampung masih ada," ungkap Pak Tani penjual Kecapi.


Pak Tani mengaku bahwa sebelumnya memiliki perkebunan kecapi tetapi sudah dijual karena kebutuhan ekonomi maka dari itu saat ini ia menjual kecapi dengan cara membeli buah kecapi dari kebun orang lain di daerah Pondok Jagung – Kota Tangerang Selatan dan untuk harganya saat ini Rp 15 ribu untuk 1kg kecapi.


"Saya ngambil kecapi nya di kebun orang saya beli tapi saya metik sendiri. Butuh waktu dari pagi sampai sore dengan hasil lima karung lebih makanya butuh dua hari baru selesai," ujar Pria 63 tahun itu.


Pohon kecapi juga mudah ditanam dan tidak membutuhkan perawatan khusus tetapi hanya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti tanahnya masih harus alami dan tidak memiliki campuran bahan kimia.


“Kalau saat ini kan tanah sudah banyak dikasih obat jadi buah-buah itu sudah nggak alami lagi seperti dulu. Kecapi nggak ada perawatan khusus soalnya kan buah liar beda sama buah lain,” tutupnya.


Bagaimana Sahabat Tani? Kalian sudah tahu kan tentang kecapi dan mengapa buah ini jarang ditemui. Dari pada penasaran dengan bentuk dan rasanya, yuk langsung saja coba kecapi.

Related News