• 15 June 2024

Inovasi Teknologi Bertani di Ibu Kota

Erwin Gunawan adalah salah satu pendiri dari Greens yang berarti Sayuran Hijau yang segar dan bernutrisi tinggi diambil dari Bahasa gaul berasal dari negara Amerika Serikat, tetapi kalau artinya diambil dari mereka adalah Agrikultur Teknologi yang bergerak dibidang pertanian menggunakan inovasi dan teknologi. teknologi nya adalah campuran dari Blokchain Teknologi, ioT ( Internet Of Things ) , Machine Learning dan A.I.

Mereka mempelajari formula the best perfect environment untuk apa yang mereka tanam itu supaya tumbuh dengan baik.

“Control Enviroment adalah dimana mereka menciptakan atau membuat suatu cara atau suatu sistem yang benar-benar bisa mempelajari semua aspek tanaman yang mereka tanam. Contohnya, dari suhu, spektrum cahaya, nutrisi, irigasi, CO2 dari semua itu mereka atur dan kelola dengan sesuai apa yang mereka tanam. Jadi mereka membuat, The Perfect Environment for Vegetables dan buah-buahan,” jelasnya.

Background dari Erwin sendiri adalah, Ia berada di posisi di Supply Chain Marketing yang terletak di Amerika Serikat selama 20 tahun. saat dia balik ke Indonesia, kebetulan ia ada project Blockchain untuk food system untuk pangan bisa dilacak datang nya dari mana atau asal-usulnya dari mana.

Awalan ide dari Greens, sewaktu Ia datang dan melihat kondisi situasi sekarang dimana teknologi sangat mendukung untuk dipakai oleh perusahaan-perusahaan besar, seperti financial, e-commerce dan lain-lain untuk di bidang pertanian, ia melihat masih belum dioptimalkan untuk pemakaian teknologi nya

Lalu, Greens menciptakan solusi dimana mereka benar-benar menggunakan teknologi yang lagi dipakai banyak orang salah satunya adalah, Blockchain. ioT ( Internet Of Things ) , Machine Learning, Control Environment dan A.I. untuk mempelajari.

Sebelum mereka memikirkan semua solusinya, mereka keliling di berbagai daerah di Indonesia seperti Bali, Jawa Tengah, Jawa Timur, mereka melihat interaksi dengan perkumpulan petani, mereka ingin tahu ada solusi apa yang bisa mereka lakukan dengan leveraging teknologi. Mereka mengobrol dengan petani dari melihat cara mereka bertani, cara mereka mengirim hasil nya gimana setelah itu mereka menyimpulkan bahwa,

“Wah, ternyata dibutuhkan banget nih solusi seperti ini ya,” tambah Erwin.

Sistem dari mereka adalah Hyperlocal, dari mereka bertani, panen, dan mengolah menjadi makanan yang dilakukan ditempat yang sama ditengah-tengah kota Jakarta.

Related News