• 7 July 2022

Pahami! Sebelum Pelet Diberi ke Nila

BOGOR - Bicara budidaya nila merah dengan sistem bioflok tidak lepas dari pakan utama kendati terdapat gumpalan flok yang menjadi sumber pakan alami di dalam kolam. Pakan utama berupa pelet ini diberikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada ikan.

Dalam budidaya nila merah ini ada cara untuk pemberian pelet agar dapat dicerna dengan baik dalam perut ikan. Proses ini dikenal dengan istilah "dibibis" atau membuat pelet menjadi bertekstur empuk.

Pembudidaya nila merah sistem bioflok asal Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Widia Muhtar mengatakan, pemberian pelet sebagai pakan utama dalam budidaya nila merah dilakukan dua kali setiap harinya di waktu pagi dan sore.

Namun pelet yang memiliki tekstur padat dan kering tersebut tidak langsung langsung diberikan pada ikan. Pelet akan diolah terlebih dahulu atau dibibis agar kumpulan pakan nantinya tidak mekar di dalam perut ikan.

"Pembibisan pelet ini dimaksudkan agar tidak mengembang di perut ikan. Jadi ikan tidak begah kalau kata orang, walaupun diberi makan banyak. Iya, proses ini juga sebagai upaya menjaga kesehatan saluran pencernaan pada ikan," kata Widia, Selasa (24/5).

Dijelaskan, pembibisan pelet ini cukup mudah dengan cara menggunakan bantuan air. Sebaiknya dalam pembibisan ditambahkan pula pakan aditif, semisal probiotik agar dapat meningkatkan fungsi pencernaan ikan.

"Awalnya dikasih air secukupnya dan ditambah probiotik, itu lebih bagus, lebih banyak yang dicerna oleh ikan dibandingkan dengan yang tidak dikasih probiotik untuk proteinnya. Bisa 80 persen yang dicernanya," kata dia.

Setelah pelet dalam wadah diberikan air dan juga probiotik dengan takaran yang disesuaikan dalam botol, imbuh Widia, selanjutnya tinggal didiamkan selama kurang lebih 15 menit hingga teksturnya berubah menjadi empuk.

Ia sendiri mengaku dalam pemberian pelet tidak memiliki patokan untuk jumlahnya. Dalam artian pemberian pelet dilakukan hingga ikan merasa kenyang. Hanya saja, terang Widia, sesuai dengan SOP pelet bisa diberikan sekitar 3 persen per hari dari bobot ikan.

Selain pembibisan, Widia yang juga ketua Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) MinaB Agribisnis ini juga menerapkan pemuasan pada ikan bahkan merupakan hal harus dilakukan. Pemuasan selama satu hari ini dimaksudkan untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan pada ikan.

"Di sistem bioflok ini ikan diwajibkan ada seminggu sekali puasa, karena usus ikan perlu istirahat. Kedua, agar flok dimakan sama ikan sehingga tidak terlalu banyak di dalam kolam," pungkasnya.

Related News