• 6 December 2022

Budidaya Pisang Cavendish Mudah dan Menguntungkan 

Jagadtani - Mukhlis Zain, petani asal Desa Kaligawe, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mulai merasakan hasil dari budidaya tanaman pisang Cavendish. Sebanyak 1000 tanaman pisang sudah bisa dipanen awal November 2022.

 

Pisang Cavendish merupakan pisang kekinian yang memiliki rasa manis. Di masyarakat umumnya mengenal pisang ini dengan sebutan pisang Ambon Putih. 

 

Mukhlis mengaku mulai menanam pisang Cavendish sejak 10 bulan lalu tepatnya pada Januari 2022. Ia bekerjasama dengan Babe Cavendish asal Boyolali. Selama menekuni budidaya ini ia mendapatkan pendampingan mulai awal tanam hingga panen.

 

"Sejak awal selalu didampingi, kebutuhannya apa, keluhannya apa, serta kendalanya apa. Ini panen perdana, hasilnya dibeli. Alhamdulillah hasilnya baik dan memuaskan," ujar Mukhlis, Rabu (9/11/2022).

 

Menurut Mukhlis, budidaya pisang Cavendish sangat mudah. Kuncinya adalah tekun dan rutin melakukan perawatan, misalnya membersihkan daun pisang yang kering, memotong tunas yang terlalu banyak dan sisakan satu tunas untuk satu pohon pisang.

 

"Awalnya saya bersama petani lainnya hanya coba-coba menanam pisang Cavendish. Setelah mendapat pendampingan ternyata mudah membudidayakannya. Ini sekaligus membuktikan bahwa menjadi petani itu menguntungkan," ujarnya.

 

Sementara itu, Manager Babe Cavendish Boyolali, Wisnu Rahmadani, saat mendampingi panen perdana mengatakan, pendampingan kepada petani pisang Cavendish di Desa Kaligawe, Pedan, Klaten sudah dilakukan sejak awal tanam di bulan Januari 2022. Pendampingan mulai dari penanaman, perawatan, supervisi, hingga panen.

 

Bagi masyarakat yang tertarik untuk bermitra, kata Wisnu, akad minimal yakni 1.000 bibit pisang Cavendish dan bisa ditanam di lahan seluas 4.000 meter persegi. 

 

"Babe Cavendish menawarkan kemitraan dengan catatan, bibit, perawatan supervisi dari Babe Cavendish. Kemudian pasca panen buahnya juga dibeli oleh Babe Cavendish," ujarnya.

 

Wisnu menambahkan, hingga saat ini mitra Babe Cavendish telah tersebar di 17 kabupaten/kota di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Ia berharap sebaran budidaya pisang Cavendish ini bisa menjangkau daerah lain di seluruh Indonesia.

 

"Saat ini ada sekitar 17 kota dan kabupaten yang sudah melakukan kemitraan dengan kami. Paling banyak berada di Jawa Tengah. Sedangkan yang baru yaitu Banten, Bogor, Bandung, dan Magetan," pungkasnya.

Related News