• 20 April 2024

Kolaborasi Menanam Mangrove-Pohon Langka

Jagadtani - Sebanyak 3.500 mangrove dan tujuh jenis pohon langka nusantara ditanam di kawasan Ketapang Urban Aquaculture (KUA) Tangerang. Kegiatan kolaborasi ini dilakukan DPP Himpunan Alumni IPB, SEAMEO Biotrop, IPB University, ICMI, Pemerintah Daerah Tangerang, Badan Eksekutif Mahasiswa IPB, HMI Cabang Bogor, dan beberapa pihak lainnya.

Penanaman mangrove dan pohon langka nusantara ini dinilai sangat strategis, bukan hanya lokasinya yang dekat ibu kota tapi juga momentum yang tepat, dengan semakin hangatnya isu blue carbon sebagai penyerap emisi dan isu konservasi pohon langka nusantara, maka penanaman serentak dua isu besar ini menjadi begitu bermakna.

"Minimal ada empat tujuan besar dari program penanaman mangrove dan pohon lang ini. Keempat tujuan strategis tersebut adalah edukasi lingkungan, penyerapan emisi, kolaborasi multipihak dan konservasi pohon langka. Keempat tujuan ini akan dapat dicapai pada satu kegiatan dan diharapkan kedepan akan makin banyak kolaborasi multipihak yang akan menanam mangrove dan pohon langka nusantara," ungkap Direktur SEAMEO Biotrop Dr Zulhamsyah Imran di kantor SEAMEO Biotrop, Kota Bogor, Rabu (28/12).

Zulhamsyah mengatakan, jika pada waktu bersamaan ada pihak yang merusak mangrove dan mengganggu kelestarian pohon langka nusantara, maka DPP HA IPB, SEAMEO Biotrop, ICMI dan IPB University, tak akan lelah menanam dan hijaukan bumi.

Program konservasi mangrove di KUA dimulai sejak tahun 2018. Kini, selang empat tahun kemudian, kawasan itu menjadi kebanggan, bukan hanya bagi Kabupaten Tangerang, tapi secara nasional.

"Saya berharap gerakan nasional penanaman mangrove dan pohon langka nusantara ini diharapkan bisa lebih berkembang. Kami pun akan terus berusaha menggerakkannya ke berbagai titik. Masyarakat sudah mengenal hubungan saling menguntungkan antara keberadaan mangrove dengan ikan dan kepiting. Pada habitat mangrove yang bagus akan tersedia pakan melimpah untuk ikan dan kepiting," jelasnya.

Selain itu, sambung Zulhamsyah, keberadaan mangrove yang baik akan menghalangi datangnya ombak besar ke daratan. Dengan demikian, mangrove sering disebut menjadi tameng berkelanjutan bagi masyarakat dari ancaman gelombang dan tsunami.

Sayangnya, ia menyebut saat ini mangrove di Indonesia sedang terjadi kerusakan yang parah. Luas mangrove Indonesia yang mencapai 3,5 juta hektar, mengalami kerusakan lebih dari 50 %.

Kerusakan diakibatkan oleh sebagian pihak, mengancam keselamatan masyarakat, dan sudah pasti mengancam satwa yang tinggal pada habitat mangrove. Menurut berbagai riset, imbuhnya, cadangan karbon mangrove sangat tinggi terutama untuk karbon tanah mangrove.

"Hal ini yang menjadikan banyak pihak memiliki perhatian yang besar untuk mengkonservasi dan melakukan rehabilitasi mangrove. Kegiatan pencegahan deforestasi dan rehabilitasi mangrove sekarang dikenal dengan bagian aktivitas blue carbon," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Zulhamsyah, penanaman pohon langka nusantara dalam satu paket dengan penanaman mangrove menjadi kabar istimewa. Kedua aktivitas ini sangat penting maknanya bagi keanekaragaman hayati Indonesia dan juga pelestarian biodiversity khas Indonesia.

Jenis pohon langka yang ditanam, adalah eboni (Diospyros celebica) tanaman khas Sulawesi, ulin (Eusideroxylon zwageri) tanaman khas Kalimantan, kepuh (Sterculia foetida), nyamplung (Calophyllum inophyllum), kemang (Mangifera kemanga), manggis hutan (Garcinia sp), dan buni (Antidesma Bunius).

"Pohon langka ini merupakan hadian dari SEAMEO Biotrop, DPP HA IPB dan IPB University untuk Pemda Kabupaten Tangerang," kata Zulhamsyah.

Dalam kegiatan itu, SEAMEO Biotrop juga menyelenggarakan lomba mewarnai yang diikuti oleh 65 siswa dari 10 PAUD dan SD di sekitar kawasan Ketapang Urban Agrikultur. Melalui kegiatan ini, Zulhamsyah berharap, anak-anak dapat belajar tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan menghargai keanekaragaman hayati yang ada di sekitar mereka.

"Kegiatan ini juga dapat membantu mengembangkan kreativitas dan imajinasi anak-anak, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam mengekspresikan ide-ide dan pemikirannya melalui karya seni," tandasnya.

Related News