• 23 February 2024

Jokowi Resmikan Penggilingan Padi Berkapasitas 6ton/jam

Kebutuhan dalam pengolahan gabah hingga penggilingan padi menjadi bagian yang harus mendapatkan perhatian demi menjaga kualitas hasil panen. Dengan adanya sentra penggilingan padi, diharapkan dapat memperkuat Bulog dalam penyerapan gabah dari petani. Di Indonesia, terdapat 10 sentra penggilingan padi yang dibangun Bulog dengan 7 diantaranya telah beroperasi. Termasuk Penggilingan padi di Sragen - Jawa Tengah yang baru diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Dalam peresmian Sentra Penggilingan Padi Sragen, Presiden Jokowi yang didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Prabowo, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, dan Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi. mengatakan bahwa penggilingan padi dapat memperkuat Bulog dalam menyerap hasil dari Petani, “Ini akan memperkuat kekuatan Bulog dalam menyerap gabah yang ada di petani dengan kapasitas yang sangat besar,” ucap Presiden dalam sambutannya.

Sebanyak 10 sentra penggilingan padi yang dimiliki oleh Bulog tersebut dibangun di beberapa daerah di Tanah Air. Presiden Jokowi menyebut 7 diantaranya sudah beroperasi. “Ini bukan hanya di Sragen saja tetapi juga 7 lokasi yang telah beroperasi di Subang, di Kendal, di Karawang, di Lampung, di Bojonegoro, di Magetan, dan di Sragen,” tandasnya.

Penggilingan padi tersebut memiliki mesin pengering dengan kapasitas 120 ton/hari, mesin penggiling padi berkapasitas 6 ton/jam, dan 3 unit silo berkapasitas simpan 2.000 ton.

Dengan kapasitas tersebut, tentu diharapkan dapat menyerap dari petani sehingga dapat meningkatkan kualitas dan memperbaiki perekonomian. Walau sebenarnya masih tergantung dengan harga gabah yang masih diusahakan agar seimbang, sesuai keinginan dari Presiden Jokowi.

 

Related News