• 16 June 2024

DFSK Gelora E, Kendaraan Operasional PT Perkebunan Nusantara IV

DFSK Gelora E sebagai kendaraan listrik yang tentunya ramah lingkungan dan efisien dipercaya menjadi kendaraan operasional PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN4) untuk wilayah Sumatera Utara. PT Perkebunan Nusantara IV yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan teh. Sedangkan Gelora E dengan model van, nantinya akan digunakan sebagai kendaraan operasional dan mampu mengangkut para karyawan PTPN4 ke berbagai lokasi.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada PTPN4 yang mempercayakan kendaraan operasionalnya kepada DFSK Gelora E minibus. DFSK meyakini unit yang sudah diserahkan ini sudah memiliki standar kualitas tertinggi sehingga mampu diandalkan sehari-hari dan memberikan nilai ekonomis yang efisien bagi kelancaran operasional perusahaan," ujar Marketing Head PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi.

Selain itu, aksi PTPN4 menggunakan kendaraan listrik sebagai pendukung mobilitas operasional juga menjadi bukti sektor perkebunan juga mendukung lingkungan yang lebih bersih dan efisien. Langkah ini juga sejalan dengan program pemerintah yang ingin mendorong masyarakat lebih banyak lagi menggunakan kendaraan listrik demi mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan lingkungan yang lebih bersih.

"DFSK Gelora E, Kendaraan Operasional PT Perkebunan Nusantara IV"
 
DFSK Gelora E yang diserahkan merupakan hasil produksi pabrik Cikande, Serang, Banten yang sudah mengadopsi berbagai teknologi produksi terkini dan modern sehingga memenuhi status sebagai industri 4.0. Secara keseluruhan pabrik DFSK mampu memproduksi 50 ribu unit per tahun berkat dukungan teknologi robotik dan sumber daya manusia (SDM) terlatih. Teknologi robotik yang diusung pabrik DFSK sudah mencapai 90 persen untuk proses produksi.

DFSK Gelora E menggunakan baterai berteknologi Lithium-ion dengan kapasitas 42 kWH, dan sanggup untuk menyuplai energi sejauh 300 KM. Untuk pengisiannya tidak memerlukan waktu yang lama berkat dukungan fast charging sehingga pengisian daya 20-80% hanya membutuhkan waktu 80 menit. Kualitas baterai juga sudah dipastikan terjaga karena sudah lolos uji yang ketat oleh DFSK. 

DFSK Gelora E juga ditunjang dengan efisiensi energi yang tinggi dan mampu mengurangi biaya operasional yang ditimbulkan oleh penggunaan kendaraan. Konsumen cukup mengeluarkan biaya sebesar Rp200 per kilometer, atau setara dengan 1/3 dari biaya operasional kendaraan komersial konvensional.

Para konsumen DFSK Gelora E juga tidak perlu khawatir dengan keamanan baterai selama kepemilikan kendaraan. DFSK Gelora E sudah mengadopsi langkah-langkah perlindungan seperti perlindungan isolasi, perlindungan tegangan tinggi, tahan debu dan air (hingga standar IP67), dan sistem perlindungan baterai yang ketat untuk memastikan keamanan baterai dalam kondisi ekstrim.

Dimensi DFSK Gelora E tercatat 4.500mm x 1.680mm x 2.000mm (PxLxT) yang memberikan kabin ekstra luas dan lapang, serta dipadukan dengan kemampuan berkendara yang bisa diandalkan. Untuk unit yang dipesan merupakan model minibus dengan kapasitas 7 penumpang dan cocok untuk digunakan sebagai kendaraan shuttle atau antar jemput karyawan.

"DFSK Gelora E, Kendaraan Operasional PT Perkebunan Nusantara IV"
"Kehadiran DFSK Gelora E, dan kini sudah mulai diproduksi secara lokal merupakan, bentuk komitmen kami dalam mendukung program-program pemerintah. Kami siap memberikan dukungan terhadap instansi-instansi pemerintah dan turunannya dengan memberikan pilihan kendaraan operasional yang ramah lingkungan, serta menjadi bagian dari pencapaian target Net Zero Emission yang dicanangkan pada tahun 2060," pungkas Rofiqi.

 

 

Related News