• 21 July 2024

Merawat Anak Bebek Agar Tidak Mudah Mati

Jagadtani - Budidaya bebek peking makin digemari karena dapat tumbuh dengan cepat dibandingkan jenis bebek lainnya. Namun, bila salah penangannya akan membuat anak bebek mudah terkena penyakit dan berujung kematian. Terlebih bila membeli anak bebek yang masih berusia dua hingga tiga hari.

Untuk mengatasi permasalahan anak bebek yang mudah mati, tim Jagadtani mendapatkan tips dari Arif Budiman, seorang pedagang day old duck (DOD) di pasar Unggas Gembrong - Jakarta Timur. 

Menurut Arif Budiman, DOD tanpa perawatan yang benar sangat rawan sakit dan mudah mati. Untuk mengatasi hal tersebut, langkah awal sejak anak bebek tiba di rumah harus segera diberikan air gula merah atau gula Jawa.

Anak bebek Peking "Anak bebek Peking "

"Tujuannya biar anak bebek yang masih berusia kurang dari empat hari dapat lebih segar. Biasanya anak bebek atau Meri akan stres karena perjalanan dari toko ke rumah. Pemberian air gula cukup satu kali saja." Ungkap Arif Budiman.

Kandungan glukosa sangat mudah diserap tubuh dan diubah menjadi energi oleh bebek Peking. Pemberian air gula memang mudah diserap oleh tubuh DOD, berbeda dengan pakan padat yang membutuhkan waktu untuk diproses tubuh. 

Untuk takaran perbandingan gula Jawa dan air, cukup bervariasi. Beberapa peternak mengunakan perbandingan gula sebanyak 1/4 kilogram dengan air 15 liter. Tujuannya agar tidak terlalu kental.

Day old duck (DOD)"Day old duck (DOD)"

Setelah pemberian air gula Jawa, dapat diberikan pakan kering berupa pur 511 dan air minum. Pemberian pakan pur ini dapat dilakukan selama dua minggu. Selanjutnya dapat diberikan berbagai pakan dari sisa rumah tangga, seperti potongan sayur mayur dan lainnya. 

Khusus bebek Peking yang jadi primadona peternak, lantaran bebek ini siap panen dalam waktu 45 - 50 hari saja. Ukuran panen bebek Peking berkisar 2 kilogram. Dengan waktu yang singkat, tentunya biaya pemberian pakan akan lebih rendah dibanding bebek jenis lainnya.

Related News