• 24 February 2024

Tewasnya Gajah Latih 'Kapten' Rahman di Riau

uploads/news/2024/01/tewasnya-gajah-latih-kapten--251714a3796acb2.jpg

Jagadtani - Kabar mengejutkan dari dunia konservasi. Seekor gajah Sumatera yang bernama Rahman ditemukan tewas di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), kabupaten Pelalawan, Pekanbaru - Riau. Gajah tersebut adalah gajah latih berjenis kelamin jantan dan diketahui usianya sudah mencapai 46 tahun.

Dilansir dari antara news bahwa gajah tersebut ditemukan dalam keadaan tewas diduga diracun dan gadingnya pun telah hilang. Gajah Rahman mati pada hari Rabu (10/1/2024) yang ditemukan pertama kali oleh seorang pawang, bernama Jumadi.

Awalnya seorang pawang atau mahout Jumadi datang ke lokasi ingin mengajak gajah Rahman untuk berlatih seperti dalam kesehariannya, namun saat tiba dilokasi Jumadi sudah melihat gajah dalam kondisi lemas tergeletak dan tidak ada gadingnya.

Kronologis kematian gajah latih Rahman saat sang pawang Jumadi melihat gajah Rahman telihat tergelatk dan lemas, sehingga kejadian ini membuat sang pawang segera berinisiatif melaporkan dan berkoordinasi dengan timnya. Selanjutnya peristiwa ini dilaporkan ke polisi dan bergegas memanggil dokter hewan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau untuk penanganan awal.

Namun melihat kondisi gajah yang terus mengalami penurunan kondisi namun dokter terus memberikan obat pencahar dengan cara melalui selang, bahkan diberikan susu sesuai dengan komposisi yang dibutuhkan dengan harapan kondisi tubuh gajah dapat secara perlahan kembali pulih meskipun secara perlahan. Bahkan tidak hanya itu saja, gula cair pun juga diberikan sebagai asupan tambahan.

Semua tim yang berkoordinasi, dokter hewan yang membantu penanganan ini terus berusaha dan berupaya agar gajah Rahman dapat terselamatkan. Namun melihat kondisinya yang terus menurun sehingga dinyatakan mati pada pukul 15.55 WIB. 

Hal ini menjadi pukulan berat bagi dunia konservasi, khususnya gajah Sumatera, dimana jumlahnya semakin menurun. Sebelumnya berjumlah 10 ekor dan saat ini hanya tinggal 9 ekor. Besar harapan dengan kasus kematian gajah Rahman ini, polisi dapat mengusutnya agar peristiwa ini tidak berulang kembali.

Related News