• 20 July 2024

Kawin Buatan Tingkatkan Kualitas Produktivitas Sapi Perah

"Hampir seluruh sapi perah telah menggunakan Inseminasi Buatan atau kawin buatan yang tujuannya meningkatkan produktivitas maupun kualitas susu. Melalui Kementerian Pertanian, pemerintah telah menerapkan program 'Sikomandan' sejak 2017 lalu."

Jagadtani - Kebutuhan susu sapi murni semakin meningkat sehingga pemerintah melalui Kementerian Pertanian memegang peran penting. Langkah untuk meningkatkan produktivitas susu sapi dengan kawin buatan atau Inseminasi buatan melalui program 'Sikomandan'.

Program Sikomandan dengan kepanjangan Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri, merupakan salah satu program unggulan dari Kementerian Pertanian telah berjalan sejak 2017. Program ini hasil reinkarnasi dari program Siwab.

Kembali pada sistem Inseminasi buatan atau kawin buatan pada sapi, tim Jagadtani mendapatkan Keberuntungan ketika mengunjungi peternakan sapi perah milik Untung Suherman. 

Kebetulan sapi perah di kandang milik Untung Suherman sedang birahi sehingga harus dilaksanakan Inseminasi buatan dengan bantuan drh. Deni Kusdiana - petugas inseminator upt wilayah 1 Cibinong.

drh. Deni Kusdiana menyiapkan spermatozoa atau semen untuk melakukan Inseminasi buatan "drh. Deni Kusdiana menyiapkan spermatozoa atau semen untuk melakukan Inseminasi buatan "

Setelah memastikan sapi perah betina yang sedang birahi, drh. Deni Kusdiana langsung melakukan kawin buatan dengan memasukkan mani (spermatozoa atau semen) yang telah dicairkan dan telah diproses terlebih dahulu. Semen yang digunakan berasal dari ternak jantan ke dalam saluran alat kelamin betina dengan menggunakan metode dan alat khusus yang disebut ‘insemination gun‘.

Menurut drh. Deni Kusdiana, tingkat keberhasilan kawin buatan ini sangat tinggi. Dengan Inseminasi buatan akan dapat meningkatkan mutu genetika sapi perah.

Dengan sistem kawin buatan maka produktivitas susu sapi akan meningkat karena setelah proses kehamilan maka susu akan keluar dari indukan. Biasanya setelah satu tahun dari kelahiran maka akan dilakukan Inseminasi buatan kembali.

"Jika lebih dari satu tahun, biasanya produktivitas susu sapi akan menurun. Tentunya bila dijadikan penghasilan harian akan sangat merugikan sang pemilik." Ujar drh. Deni Kusdiana.

Inseminasi buatan solusi produktivitas sapi perah "Inseminasi buatan solusi produktivitas sapi perah "

Untuk proses Inseminasi buatan, drh. Deni Kusdiana mengatakan tidak ada biaya karena sesuai program 'Sikomandan' dari Kementerian Pertanian. 

Dengan program Sikomandan juga dapat mengoptimalkan penggunaan bibit pejantan unggul secara lebih luas dalam jangka waktu yang lebih lama dan meningkatkan angka kelahiran dengan cepat dan teratur. Selain itu juga menghindari terjadi perkawinan sedarah.

Bagi peternak sapi, seperti Untung Suherman dengan program Sikomandan pasti memberikan keuntungan karena dapat menjaga produktivitas susu sapi. 

Sementara bagi Kementerian Pertanian, adanya program 'Sikomandan' dapat meningkatkan populasi dengan menjaga kualitas sapi maupun Kerbau.

 

Related News