• 20 July 2024

Seekor Buaya di Parigi Moutong Mati Usai Diamuk Warga

uploads/news/2024/03/seekor-buaya-di-parigi-9838336eba31575.jpeg

Jagadtani - Seekor buaya mati usai diamuk warga di Desa Sausu Peore, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis, 14 Maret 2024.

Hewan predator sepanjang dua meter itu, terpaksa dibunuh lantaran beberapa kali menyerang warga. 

Warga juga memastikan reptil tersebut yang telah menyerang seorang petani bernama Zubaedah (60) hingga mengalami patah tangan dan luka robek di bagian paha pada Sabtu, 17 Februari 2024 lalu. 

"Sudah buaya ini yang gigit ibu-ibu kemarin, karena ada luka tusukan di lehernya, kan anaknya ibu Zubaedah sempat tusuk lehernya," ungkap Usman, warga setempat. 

Usman merupakan orang yang pertama kali menemukan lokasi buaya tersebut. 

Menurutnya, buaya betina itu ditemukan di sebuah rawa tidak jauh dari kebunya. 

"Sekitar setengah kilo dari lokasi ibu Zubaedah diterkam waktu itu, kemungkinan dia (Buaya-red) kelaparan, makanya jauh naik ke kebun saya," jelasnya. 

Usman bercerita, sekira pukul 05.30 wita, dia hendak ke kebun untuk mengerjakan sesuatu. Ketika pulang, dia berencana mengambil sayur untuk keperluan buka puasa.

Namun, di tengah perjalanan dia melihat jejak buaya mengarah ke sebuah rawa. 

Tanpa menunggu lama, Usman langsung menyampaikan kepada warga setempat kalau lokasi buaya yang selama ini dicari telah ditemukan. 

"Setelah dengar informasi dari saya, langsung ramai warga ke lokasi, ada yang bawa parang tombak," terangnya.

Tak butuh waktu lama untuk memancing buaya itu muncul ke permukaan. Warga, kata Usman, melampiaskan kekesalan dengan menusuk dan menebas buaya itu hingga mati. 

"Saya naik di atas badanya, kemudian saya minta warga untuk mengikat mulutnya," katanya bercerita. 

"Sebenernya kami tidak tega, cuman masalahnya membayangkan kita disini, kalau tidak dibunuh mungkin ada korban lagi," imbuhnya. 

Related News