• 13 June 2024

Composting Chicken Coop, Manfaatkan Limbah Rumah Tangga

Jagadtani - Sisa makanan yang kita makan sering kali langsung dibuang ke tempat sampah, padahal sisa makanan merupakan sampah organik yang bisa kita daur ulang (recycle) menjadi kompos.

Pengomposan memperbaiki kondisi tanah dan tanaman secara signifikan. Tanaman dapat menerima unsur hara mikro dari kompos. Dengan menggunakannya, sekaligus dapat memperbaiki porositas, aerasi, dan komposisi mikroorganisme dalam tanah, serta menggemburkan tanah tandus.

Salah satu cara mendaur ulang sisa makanan untuk menjadi kompos adalah mengintegrasikan dengan kandang ayam. Menyatukan kandang ayam dengan area kompos ternyata sangat fungsional. Cara ini sudah dilakukan oleh salah satu akun Instagram @kebunkumara.

Composting Chicken Coop, Manfaatkan Limbah (kebunkumara)"Composting Chicken Coop, Manfaatkan Limbah (kebunkumara)"

Kebun Kumara merupakan sebuah komunitas yang bertujuan untuk mewujudkan budaya perkotaan yang sehat dan berkelanjutan melalui kebiasaan yang lebih ramah lingkungan dan lanskap yang regeneratif. Salah satu program yang mereka lakukan adalah Composting Vhicken Coop yaitu mengintegrasi kandang ayam dengan area kompos.

Nenek moyang kita selalu merawat asal usul pangannya sekaligus buangan atau sisa-sisa makanan mereka. Composting Chicken Coop mengembalikan kepraktisan dari budaya tersebut dalam relevansi ruang hidup yang lebih modern. mendesain kandang ayam yang memenuhi sebagian kebutuhan pangan sehat dan membantu untuk bertanggung jawab akan sampah yang kita hasilkan itu tidak sulit dan mungkin untuk dilakukan di kota.

Selain bertanggung jawab akan sisa makanan, Composting Chicken Coop juga sebagai cara untuk bertanggung jawab dengan protein yang kita makan. Dikutip dari video reels Instagram @kebunkumara sekarang ada sekitar 40 miliyar ayam di bumi yang saat ini diternak di pabrik alias factory farm, dimana kandang ayam masing-masing tidak lebih besar dari satu lembar kertas berukuran A4. Padahal ayam itu makhluk hidup yang sebenarnya punya kebutuhan dasar akan ruang yang layak, asupan makanan yang sehat dan beragam, kebutuhan untuk bersosialisasi, kebutuhan untuk kawin, dan untuk mandi pasir. Ayam layak mendapatkan kebutuhan dasarnya karena kita banyak berhutang budi dan berhutang rasa pada mereka.

Composting Chicken Coop, Manfaatkan Limbah (kebunkumara)"Composting Chicken Coop, Manfaatkan Limbah (kebunkumara)"

Melalui akun YouTube, Kebun Kumara membagikan langkah-langkah cara melakukan Composting Chicken Coop. Kandang ayam bisa dijadikan tempat kompos karena ada Bedding,

Bedding adalah tumpukan dedaunan kering yang dimasukan langsung ke kandang ayam. Bedding lama-lama akan menyusut, hal ini disebabkan selain karena dikonsumsi dan di cakarcakar oleh ayam, penyusutan Bedding karena terjadinya proses decomposition (penguraian).

Proses penguraian tercampur sempurna dengan bantuan mesin cacah alami yaitu ceker ayam. Bedding memiliki fungsi yaitu menghilangkan bau kotoran ayam, mensterilkan kandang dari kotoran ayam itu sendiri, dan dengan adanya tumpukan dedaunan kering (browns) ketika tercampur dengan sisa makanan atau sampah organik (greens) akan mengoptimalkan proses penguraian secara alami.

Mempadukan kandang ayam dan kompos akan menghasilkan simbiosis mutualisme. Ayam dapat membantu proses penguraian kompos dengan cakarnya selain itu ayam juga dapat makanan dari sampah organik yang kita hasilkan. Ayam dapat memenuhi kebutuhan dasarnya sehingga ayam dapat menghasilkan telur dan juga daging yang sehat. Kompos yang sudah jadi kemudian dipanen untuk menyuburkan tanah dan tanaman. Telur dan daging ayam yang dihasilkan dapat dikonsumsi oleh manusia.

 

 

 

 

 

Daftar pustaka

@kebunkumara. Akun Instagram kebun kumara. https://www.instagram.com/kebunkumara/

Kebunkumara.id. 6 Maret 2024. Cara Pelihara Ayam di Halaman Rumah Biar Nggak Bau. Diakses pada 28 April 2024, dari https://kebunkumara.id/cara-pelihara-ayam-dihalaman-rumahbiar-nggak-bau/

Kebun Kumara. Integrasikan Sistem Kompos & Kandang Ayam! Ngga Perlu Sering Ngaduk, Ayam Dapat Makan Lebih!. YouTube Video, 22:00. 13 Oktober 2021. Dari https://www.youtube.com/watch?app=desktop&v=bLvwGxpjTCw

Related News