• 18 July 2024

Elang Jawa Trail Run 2024 Peringati Hari Lingkungan Hidup

uploads/news/2024/06/elang-jawa-trail-run-6589776982558bb.jpg

Dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Se-dunia, Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan menggelar serangkaian kegiatan termasuk fun trail run yang bertajuk “Elang Jawa Trail Run 2024” di Cidahu Camping Ground, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, pada Sabtu (22/06).

Selain menggelar ajang fun trail run, KLHK juga mengadakan workshop kegiatan inovasi dan keadilan iklim, penyerahan penghargaan Kalpataru, penanaman pohon, jambore, pagelaran wayang kulit, kegiatan olahraga bersama, hingga lomba fotografi. Seluruh rangkaian kegiatan memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia Tahun 2024 yang diperingati setiap 5 Juni.

Khusus kegiatan lari lintas alam, bertujuan mengajak semua kalangan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga lingkungan yang sehat dan melestarikan bumi, melalui  kegiatan yang menyenangkan. Trail run yang menempuh jarak 10 km ini, memakan waktu tempuh kurang lebih 3 jam dengan rute dari Pondok Kasumi, melalui check point di Kawah Ratu dan berakhir di Pondok Kasumi.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kementerian LHK bekerjasama dengan komunitas Universitas Indonesia Trail Runner (UITR), didukung oleh PT. Indonesia Power-PLN dan PT. Nusantara Power-PLN, serta stakeholder lain. Peserta kegiatan ini diikuti oleh sekitar 300 peserta dari berbagai kalangan. “Elang Jawa Trail Run 2024, merupakan kegiatan yang menggabungkan antara hobi, olahraga dan mencintai alam,” jelas Sekretaris Direktorat Jenderal KSDAE, selaku Ketua Pelaksana Elang Jawa Trail Run 2024.

Elang Jawa Trail Run 2024 ini dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ibu Siti Nurbaya), jajaran Eselon I Lingkup KLHK, berserta Muspika setempat. 

Tidak hanya trail run, rangkaian HLH di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak juga dibarengi dengan penanaman pohon. Penanaman ini dilaksanakan di Simpang Bajuri dengan jumlah 150 bibit pohon. Menteri LHK, Siti Nurbaya, juga mengikuti penanaman pohon secara simbolis dengan jumlah 10 bibit pohon.

Ibu Menteri LHK dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan trail run ini tidak hanya sekadar ajang olahraga, tetapi juga simbol dari langkah meningkatkan kesadaran untuk melestarikan alam. Melalui kegiatan ini, kita diajak untuk lebih dekat dengan alam, merasakan keindahan dan keasriannya, serta menyadari betapa pentingnya menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik. Dengan berlari di tengah alam, kita juga turut menyuarakan pentingnya restorasi ekosistem kepada masyarakat luas.

Related News