• 19 July 2024

Suzuki Olah Limbah Rumput Gajah Menjadi Biogas Di India

uploads/news/2024/07/pabrik-biogas-milik-suzuki-3232405a9c77f82.jpg

"Sebagai sumber energi dari hasil produksi biologis melalui pencernaan anaerobik, Biogas sangat berbeda dari gas alam sehingga membutuhkan campur tangan manusia."

Jagadtani - Sumber energi alternatif menjadi langkah dalam mengatasi meningkatnya kebutuhan energi. Biogas menjadi salah satu sumber energi yang dihasilkan dari bakteri Anaerob.

Dengan pengolahan yang tepat, limbah makanan dan rumput Gajah dapat dijadikan energi alternatif sebagai pengganti LPG untuk memasak dan bahan bakar generator untuk menghasilkan listrik

 Salah satu yang telah melakukan pengolahan limbah makanan dan rumput Gajah adalah Maruti Suzuki India (MSIL).

Anak perusahaan Suzuki Motor Corporation di India, Maruti Suzuki India (MSIL), telah memulai aktivitas pabrik percontohan untuk pembangkitan dan pemurnian biogas di Pabrik Manesar yang berlokasi di Haryana, India. Pabrik Biogas ini telah beroperasi sejak Juni 2024.

Pabrik ini merupakan pabrik percontohan yang berfungsi untuk menghasilkan biogas dari rumput gajah, sebuah perennial grass yang berasal dari keluarga Poaceae, hasil budidaya di lokasi pabrik Manesar, dan sisa makanan dari kantin pabrik. Gas yang dimurnikan tersebut dapat digunakan untuk memasak di kantin dan proses produksi. Kemudian, residunya akan digunakan sebagai pupuk organik untuk hortikultura internal.

Pabrik ini diharapkan dapat memproduksi 0,2 ton biogas per hari, sehingga mengurangi sekitar 190 ton CO2 setiap tahunnya.

MSIL telah mempromosikan penggunaan energi terbarukan dalam berbagai bentuk di India, seperti pemasangan panel surya di setiap pabrik, dan pemanfaatan listrik ramah lingkungan. Maruti Suzuki akan menginvestasikan total 4,5 miliar rupee (sekitar 7,9 miliar yen) dalam inisiatif terkait energi terbarukan selama tiga tahun mulai FY2024.

Suzuki akan terus berupaya mewujudkan karbon netral dengan mengurangi dampak lingkungan melalui inisiatif energi terbarukan.

Related News