• 21 January 2026

Pemantauan Harga Jelang Tahun Baru Jawa Barat

uploads/news/2025/12/pemantauan-harga-jelang-tahun-679200f7fd9f34c.jpg

Jagad Tani - Menjelang perayaan Tahun Baru 2026, monitoring harga pangan dan ketersediaan komoditas pangan utama seperti beras, minyak goreng, telur ayam ras, cabai, daging dan bahan pangan pokok lainnya di Provinsi Jawa Barat terus dilakukan, guna memastikan harga sembako tetap stabil, berada sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat Indonesia khususnya di Jawa Barat memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar dan sesuai ketentuan pemerintah. Dari hasil pantauan di lapangan, khususnya untuk komoditas beras, harga sangat stabil dan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujar Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum BULOG.

Baca Juga: Permainkan Harga Beras, 987 Pelaku Usaha Ditegur

Berdasarkan hasil pantauan di sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Kosambi, Pasar Sederhana dan ritel modern di Jawa Barat terpantau harga beras medium dengan HET Rp 13.500/Kg, sementara beras premium dengan HET Rp 14.900/Kg dijual rata-rata Rp14.500/Kg. Selanjutnya Minyakita juga terpantau dijual sesuai HET sebesar Rp 15.700/Liter.

Untuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan oleh Perum BULOG juga ditemukan dijual sesuai ketentuan Badan Pangan Nasional, yakni sebesar Rp12.500/Kg. Di wilayah Jawa Barat, realisasi penyaluran beras SPHP telah mencapai sekitar 74 ribu ton dan secara nasional mencapai 795 ribu ton, hal ini berperan signifikan dalam menjaga keterjangkauan harga beras dan menekan potensi gejolak harga di tingkat konsumen.

Sementara untuk ketersediaan stok, kondisi perberasan di Jawa Barat hingga saat ini, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum BULOG di wilayah Jawa Barat mencapai sekitar 530 ribu ton, sementara itu stok CBP nasional mencapai 3,45 juta ton sehingga mampu menjamin pasokan beras bagi masyarakat hingga melewati periode Natal dan Tahun Baru 2026.

“Komunikasi yang efektif kami bangun dengan seluruh komponen untuk memantau terus perkembangan inflasi dan Alhamdulillah di akhir tahun ini inflasi di Jabar terjaga”, ungkap Sekda Pemrov. Jabar Dr. H. Herman Suryatman, M.Si.

Guna memperkuat pengawasan dan respons di daerah, seluruh Kantor Wilayah Perum BULOG di Jawa Barat telah mendirikan Posko Pemantauan Harga Pangan selama periode Natal dan menjelang Tahun Baru. Posko ini berfungsi sebagai pusat monitoring, koordinasi lintas instansi, serta sarana respons cepat terhadap dinamika harga dan pasokan pangan Jawa Barat.

 

Related News