• 21 January 2026

Perkuat Ketahanan Pesisir Lewat Rehabilitasi Mangrove

uploads/news/2026/01/perkuat-ketahanan-pesisir-lewat-172185fb90e8e1e.jpeg

Jagad Tani - Sebagai bagian dari penguatan ketahanan pesisir dan aksi iklim berbasis alam, pada periode 2024-2025 Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Proyek Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) telah menanam sebanyak 20,8 juta atau 20.880.620 batang mangrove.

Penanaman mangrove hingga tahun 2025 telah direalisasikan seluas 15.574 hektare di empat provinsi, yakni Kalimantan Utara, Sumatera Utara, Riau, dan Kalimantan Timur.

Baca juga: Kunci Agar Ayam Layer Produktif dan Gemuk

Pada tahun 2024, penanaman mangrove dilaksanakan di area seluas 13.307 hektare dengan total 14.646.800 batang mangrove tertanam. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.162.320 batang telah memasuki tahap pemeliharaan, khususnya di Provinsi Sumatera Utara dan Riau.

Sebanyak 15.047 orang terlibat, dan berpartisipasi melalui kegiatan penanaman, Sekolah Lapang Rehabilitasi Mangrove (SL RM), serta program Matching Grants.

Di tahun 2025, penanaman mangrove kembali dilanjutkan dengan cakupan area seluas 2.267 hektare yang tersebar di Provinsi Sumatera Utara, Riau, dan Kalimantan Timur. Hingga saat ini, total 6.233.820 batang mangrove telah tertanam di ketiga provinsi tersebut.

Rehabilitasi mangrove ini tentu merupakan bagian penting dari pemulihan ekosistem dalam menghadapi dampak perubahan iklim, menjaga keanekaragaman hayati, dan menjadi pelindung alami bagi wilayah pesisir Indonesia.

Related News