• 21 January 2026

Kolaborasi UNAND dan Mentawai Bangun Pertanian Terpadu

uploads/news/2026/01/kolaborasi-unand-dan-mentawai-138247263c248f8.jpeg

Jagad Tani -  Kerja kolaborasi merupakan langkah strategis, apalagi dalam mendukung pembangunan pertanian terpadu di wilayah kepulauan seperti Mentawai, Sumatra Barat, yang terdiri dari empat pulau besar sehingga menghadirkan tantangan tersendiri dalam pembangunan pertanian.

Hal tersebut akhirnya diwujudkan oleh Universitas Andalas (UNAND) lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"UNAND memiliki bidang unggulan yang relevan untuk mendukung kebutuhan pembangunan Mentawai, meliputi riset pertanian dan pangan, kesehatan dan obat-obatan, energi, serta kebencanaan," ungkap Prof. Henmaidi, Wakil Rektor IV UNAND Bidang Perencanaan, Riset, Inovasi, dan Kerja Sama, dalam keterangan tertulisnya di UNAND, Jum'at (09/01).

Lebih lanjut, kampus yang berada di Kota Padang ini juga siap mengembangkan konsep food estate yang terintegrasi dengan agro wisata, sehingga kawasan pertanian tidak hanya berfungsi sebagai pusat produksi pangan, tetapi juga bernilai tambah dari sisi ekonomi dan pariwisata.

Bukan hanya penguatan di sektor pertanian, peluang peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya pada jenjang pascasarjana. Menurut Hemaidi skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) juga telah dirancang, yang memungkinkan pengalaman kerja dan praktik lapangan diakui sebagai satuan kredit semester (SKS).

"Pemerintah daerah telah menyusun rencana induk pertanian untuk memetakan komoditas unggulan (apa saja) di masing-masing pulau, sekaligus mengoptimalkan lahan-lahan tidur yang belum termanfaatkan," ungkap Rinto Wardana selaku Bupati Kepulauan Mentawai.

Rinto melanjutkan bahwa pemerintah daerah juga menargetkan pembukaan sawah hingga 1.000 hektare sebagai bagian dari upaya menuju swasembada pangan. Kawasan persawahan tersebut ke depan dirancang sebagai kawasan agro wisata yang terintegrasi dengan aktivitas pariwisata, seperti jalur jogging dan ruang edukasi pertanian.

Related News