• 21 January 2026

Tim Geologi Memeriksa Fenomena Sinkhole di Sawah

uploads/news/2026/01/fenomena-sinkhole-di-sawah--7349930b56d445f.png

Jagad Tani - Fenomena tanah ambles atau sinkhole yang muncul di sawah garapan masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, kini menjadi perhatian serius. Pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan tim ahli dari Badan Geologi Bandung guna melakukan kajian terhadap fenomena sinkhole tersebut.

“Agenda kami fokus pengambilan data dan pemeriksaan data terhadap fenomena sinkhole di sini,” ujar Taufik Wirabuana dari tim Badan Geologi, Kementerian ESDM, dalam keterangan tertulisnya dikutip Minggu sore (11/01).

Sinkhole tersebut berada di Jorong Tapi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Lubang ambles itu dilaporkan muncul secara tiba-tiba pada Minggu pagi (04/01) di area persawahan milik warga, yang sebelumnya masih aktif digunakan untuk kegiatan pertanian. Lubang besar yang terisi air jernih itu kini bahkan menarik ratusan pengunjung dari berbagai daerah untuk datang langsung ke lokasi.

Baca juga: Kolaborasi UNAND dan Mentawai Bangun Pertanian Terpadu

Taufik juga menyoroti ramainya warga yang datang ke lokasi untuk mengambil air dari dalam sinkhole. Sebagian masyarakat meyakini air tersebut memiliki khasiat menyembuhkan penyakit.

“Jangan terpengaruh isu-isu yang tidak berdasar. Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat sebaiknya tidak mempercayai klaim-klaim seperti air ini bisa menyembuhkan penyakit,” tegasnya.

Fenomena sinkhole bukan hal baru dalam kajian geologi, namun kemunculannya di lahan pertanian menimbulkan kekhawatiran tersendiri, terutama terkait keselamatan warga dan keberlanjutan produksi pangan. Sinkhole dapat menyebabkan kerusakan lahan, infrastruktur pertanian, hingga mengganggu aktivitas petani jika tidak ditangani secara tepat.

Oleh karena itu, Badan Geologi menekankan pentingnya hasil kajian ilmiah sebelum dilakukan langkah lanjutan, baik penanganan teknis maupun pembatasan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. 

Related News