Ikan Lempuk Jadi Primadona Danau Ranu Grati
Jagad Tani - Ikan lempuk hingga kini masih menjadi primadona bagi masyarakat di sekitar Danau Ranu Grati, Kabupaten Pasuruan. Pasalnya, ikan mini berukuran 3-4 sentimeter dan berwarna transparan ini terus dicari karena selain harga per kilogramnya cukup mahal, juga dapat diolah menjadi produk olahan.
Adapun Nanang Muji Laksono, selaku Camat Grati, menegaskan bahwa banyak masyarakat sekitar Danau Ranu Grati yang menggantungkan hidupnya sebagai pencari ikan lempuk. Hal ini dikarenakan harganya bisa mencapai Rp 35.000/kg.
Baca juga: 4 Negara Tujuan Ekspor Perikanan Bangka Belitung
"Makanya banyak yang mencarinya," ucap Nanang dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/01).
Setelah dijual, setiap warga banyak yang membuat olahan serba lempuk, seperti lempuk krispi, pelas lempuk, krupuk lempuk, sambal dan olahan lainnya.
"Pokoknya kalau penasaran, langsung datang saja ke Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan," tukasnya.
Salah satu nelayan sekitar, Yazir (52) bahkan membuat keramba bercukuran cukup besar yang dirancang khusus untuk menangkap ikan lempuk. Teknik penangkapannya pun terbilang unik, yakni dengan memasang lampu tepat di atas keramba untuk menarik perhatian ikan lempuk agar mendekat ke sumber cahaya.
"Saya masang lampu mulai sore sampai keesokan hari karena ikan lempuk suka dengan sinar. Tapi biasanya 2 hari sekali baru saya ambil. (Hasilnya) kadang banyak, kadang cuma dapat seperempat kilo," terang Yazir.

