• 1 February 2026

Cara Menyimpan Cabai Supaya Awet dan Tahan Lama

uploads/news/2026/01/cara-menyimpan-cabai-supaya-734641a153b08eb.jpg

Jagad Tani - Cabai menjadi salah satu bahan dapur yang sering digunakan masyarakat Indonesia. Namun, di tengah kondisi harga cabai yang fluktuatif ditambah sifat cabai yang mudah membusuk, sebagai konsumen tentu kita harus memutar otak, agar bisa tetap makan pakai sambal kan.

Nah Sahabat Tani, untuk mengatasi hal tersebut, berikut merupakan cara sederhana yang barangkali bisa dilakukan agar cabai di rumah bisa tetap segar, dan tahan lama.

Baca juga: Hujan Berkepanjangan, Rendam Ribuan Hektar Sawah Bekasi

Langkah pertama yang penting adalah menyortir cabai sebelum disimpan. Cabai yang sudah lembek, berlubang, atau mulai membusuk sebaiknya dipisahkan karena dapat mempercepat kerusakan cabai lain. Sebab cabai yang masih segar dan kering lebih cocok untuk penyimpanan jangka panjang.

Penyimpanan juga sebaiknya dilakukan tanpa mencuci cabai terlebih dahulu. Kelembapan dari air dapat memicu pertumbuhan jamur. Simpan cabai dalam kantong plastik yang terbuka ataupun di wadah plastik tertutup yang dialasi oleh kertas maupun tisu kering.

Kemudian cabai-cabai tersebut disimpan ke dalam kulkas, dan diletakkan di laci sayuran. Cara ini dapat menjaga kesegaran cabai hingga dua minggu.

Alternatif lainnya adalah mengeringkan cabai dengan dijemur atau menggunakan oven bersuhu rendah. Cabai kering ini dapat disimpan dalam wadah kedap udara dan digunakan kapan saja sesuai kebutuhan.

Dengan teknik penyimpanan yang tepat, tentunya Sahabat Tani dapat mengurangi pemborosan dan bisa lebih hemat dalam mengelola bahan dapur. Terutama saat harga cabai melonjak di pasaran seperti musim penghujan seperti saat ini.

Related News