Kenali Rentang Usia Ayam dari Warna Telurnya
Jagad Tani - Saat membeli telur, biasanya kita seringkali melihat adanya perbedaan warna cangkang telur di warung, ada yang berwarna cokelat gelap hingga warna krem terang. Ternyata warna telur tersebut juga dipengaruhi oleh faktor usia dari si ayam.
Teguh, salah seorang pekerja di Global Buwana Farm, dan merupakan farm ayam petelur yang menghasilkan 2,2 ton telur ayam setiap harinya, serta berlokasi di Cihideung Udik, Kabupaten Bogor ini menjelaskan tentang hal tersebut.
Baca juga: Sambut Ramadan, Aceh Tamiang Terima Bantuan Sapi
"kalau yang masih muda, produksi bagus itu biasanya rentang usianya antara 18 minggu sampai 60 Minggu itu masih bagus, dengan telur yang berwarna cokelat," ujar teguh kepada tim Jagad Tani.
Dilanjutkan oleh Teguh jika ayam petelur yang sudah memasuki rentang usia 70 minggu, biasanya telur yang dihasilkan akan cenderung berwarna krem dan mulai berwarna agak keputih-putihan.
"Nah yang kayak gini itu biasanya 70 minggu ke atas, (telur yang dihasilkan) sudah mulai kurang bagus. Tapi di sini kebanyakannya masih yang cokelat, dan nanti juga dipisahkan grade-grade-nya," sambungnya.
Faktor usia ayam yang sudah tua (ayam afkir) juga akan mempengaruhi kualitas dari si cangkang telur, karena cenderung gampang rusak atau cangkangnya mudah pecah.
"Biasanya kalau lebih muda lagi, telur ayamnya berwarna lebih cokelat lagi. Dia keras cangkangnya, enggak mudah pecah," terangnya.
Adapun telur-telur yang dihasilkan di tempatnya bekerja tersebut, berasal dari Strain ayam petelur (jenis ayam petelur) Lohmann Brown yakni varietas ayam petelur unggulan berwarna cokelat, dan ayam petelur hibrida Hy-Line Brown.
"Sejauh ini, dua ayam tersebut merupakan jenis ayam yang cocok dibudidayakan di farm kami," tukasnya.

