GIICOMVEC 2026 Dukung Distribusi Pangan Indonesia
Jagad Tani - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) kembali menggelar pameran business-to-business kendaraan komersial, GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC 2026), sebagai upaya memperkuat ekosistem transportasi industri nasional, termasuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Pameran yang didukung penuh oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ini akan berlangsung pada 8–11 April 2026 di Hall B dan Hall C Jakarta International Expo Kemayoran. Pemindahan lokasi ke area yang lebih luas dinilai strategis untuk mengakomodasi kebutuhan industri yang kian berkembang, khususnya sektor-sektor berbasis produksi primer yang sangat bergantung pada kendaraan niaga.
Baca juga: Suzuki eVitara Hadir dengan Misi Lingkungan Berkelanjutan
Dalam konteks pertanian, peternakan, dan perikanan, kendaraan komersial memiliki peran vital sebagai penghubung rantai pasok, mulai dari distribusi sarana produksi, pengangkutan hasil panen, hingga pengiriman komoditas segar ke pasar dan industri pengolahan. Truk berpendingin, kendaraan pengangkut ternak, hingga armada logistik hasil perikanan menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional.
Ekspor Kendaraan Niaga Menguat, Dukung Agribisnis Nasional
Di tengah tantangan industri otomotif, kinerja ekspor kendaraan Indonesia justru mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah. Sepanjang 2025, ekspor kendaraan utuh (CBU) mencapai 518.212 unit ke 93 negara tujuan, meningkat 9,75% dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, kendaraan komersial menyumbang hampir 4% atau sekitar 20.326 unit.
Kendaraan niaga buatan Indonesia kini banyak digunakan untuk mendukung aktivitas pertanian dan peternakan di berbagai negara, mulai dari angkutan hasil perkebunan, distribusi pakan ternak, hingga logistik produk pangan. Hal ini membuka peluang besar bagi industri otomotif nasional untuk turut memperkuat sistem pangan global.
"Peningkatan volume produksi sangat krusial untuk memastikan industri kendaraan Indonesia memiliki basis pasokan yang kuat untuk memenuhi permintaan global yang terus tumbuh, sekaligus memperkokoh posisi kita dalam rantai pasok," ujar Putu Juli Ardika, Ketua Umum GAIKINDO dalam Press Conference di Jakarta Selatan, Senin sore (24/02).
Solusi Kendaraan Tepat Guna untuk Sektor Pangan
GIICOMVEC 2026 akan menghadirkan berbagai merek kendaraan komersial ternama seperti Daihatsu, DFSK, Foton, Hino, Isuzu, JAC Motor, Mitsubishi Fuso, Suzuki, Toyota, dan Wuling. Kehadiran industri karoseri nasional juga membuka peluang pengembangan kendaraan khusus, seperti truk angkut hasil pertanian, kendaraan pengangkut ternak hidup, hingga armada berpendingin untuk produk perikanan.
"Kami ingin GIICOMVEC menjadi solusi yang tepat di mana para trade visitor bisa mendapatkan segala kebutuhan bisnisnya dalam satu waktu," papar Ketua Penyelenggara Pameran GAIKINDO, Anton Kumonty.
Tentu bagi para pelaku rantai pasok bidang pertanian, peternakan, dan perikanan, spesifikasi kendaraan yang tepat sangat menentukan efisiensi distribusi, untuk menekan susut hasil, dan menjaga kualitas produk.
Baca juga: Toyota Hadirkan Solusi Mobilitas Ramah Lingkungan
Perkuat Rantai Pasok dan Ketahanan Pangan
Bahkan nantinya ada lebih dari 11 ribu trade visitors ditargetkan hadir dari berbagai sektor, termasuk pertanian, peternakan, dan perikanan. Kehadiran mereka diharapkan mendorong adopsi teknologi transportasi modern yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan dalam mendukung sistem pangan nasional.
Program edukatif melalui seminar harian dan demo area truk dan bus juga memberi kesempatan pelaku usaha agribisnis untuk memahami teknologi terbaru, mulai dari efisiensi bahan bakar, keselamatan angkutan barang, hingga manajemen risiko logistik. Hal ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan distribusi pangan dalam skala besar.

