• 20 March 2026

Arus Mudik, Komoditas Pangan Bangka Belitung Dicek

uploads/news/2026/03/arus-mudik-komoditas-pangan-422557e782ab0d1.jpeg

Jagad Tani - Melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Bangka Belitung (Karantina Babel), Badan Karantina Indonesia (Barantin) melakukan Operasi Patuh Karantina, pada saat momen arus mudik Idulfitri 1447 H.

Langkah tersebut dilakukan demi kelancaran arus lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan, salah satunya di Pelabuhan Muntok, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung.

Baca juga: Jelang Lebaran, Harga Daging Pasar Parung Naik

“Kegiatan ini bertujuan memastikan setiap komoditas yang dilalulintaskan telah memenuhi persyaratan karantina, sehingga aman, sehat, serta bebas dari hama dan penyakit,” ujar Kepala Karantina Babel,Herwintarti.

Herwintarti menambahkan, bahwa Pelabuhan Muntok merupakan salah satu tempat pemasukan dengan lalu lintas komoditas dari dan menuju Kepulauan Bangka Belitung, dengan frekuensi yang cukup tinggi, sebagai langkah antisipasi arus komoditas agar tetap tertib dan sesuai ketentuan perkarantinaan.

“Operasi patuh ini juga dilaksanakan secara di seluruh satuan pelayanan Karantina Babel selama arus mudik dan balik Lebaran, sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan serta peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap aturan perkarantinaan,” tuturnya.

Menurutnya masyarakat dan para pelaku usaha harus patuh melapor kepada petugas karantina.

"Apabila akan melalulintaskan komoditas hewan, ikan, tumbuhan maupun produk turunannya sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan,” imbuh Herwintarti.

Melalui pemeriksaan karantina, petugas akan menerbitkan sertifikat kesehatan untuk komoditas, sebagai jaminan bahwa komoditas tersebut sehat, aman, dan layak untuk didistribusikan. 

Herwintarti juga menjelaskan bahwa ada beberapa komoditas yang paling banyak dilalulintaskan antara lain ayam, telur, sapi, bawang merah, sayuran segar, buah-buahan, ikan beku, serta berbagai produk olahan perikanan.

“Peningkatan lalu lintas komoditas ini merupakan hal yang wajar menjelang Idulfitri, karena kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan meningkat,” terangnya. 

Kepatuhan dalam melaporkan komoditas dinilai tidak hanya memberi kepastian pelayanan, tetapi juga berperan dalam melindungi keanekaragaman hayati dari ancaman masuk dan tersebarnya hama serta penyakit yang dapat merugikan sektor pertanian dan perikanan.

"Melalui kegiatan ini, Karantina Babel berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan perkarantinaan semakin meningkat sehingga lalu lintas komoditas tetap aman, sehat, dan tertib," tukasnya.

 

Related News