• 11 April 2026

Harga Unggas Pasar Gembrong Tidak Stabil

uploads/news/2026/04/harga-unggas-di-pasar-9946451d8335c00.jpeg

Jagad Tani - Harga berbagai jenis unggas di Kios Citra Jaya, Pasar Gembrong, masih fluktuatif pasca Lebaran. Hal tersebut disampaikan oleh Siman, salah satu karyawan kios, yang menyebutkan jika perubahan harga dapat terjadi setiap hari tergantung kondisi pasar.

“Kalau hewan memang tidak mungkin stabil, kadang naik, kadang turun. Besok bisa naik, besok juga bisa turun,” ujar Siman saat ditemui oleh tim Jagad Tani di kiosnya.

Baca juga: Tren Harga Cabai dan Bawang Kian Melandai

Ia menjelaskan, saat ini harga ayam warna-warni dibanderol sekitar Rp2.000 per ekor. Sementara ayam potong jenis broiler dijual Rp5.000 per ekor, dan ada sedikit potongan harga untuk pembelian dalam jumlah besar.

Selain ayam, kios tersebut juga menyediakan berbagai jenis unggas lain. Untuk ayam petelur berusia satu hingga dua hari atau baru menetas dijual Rp8.000 per ekor. Bebek peking juga berada di kisaran harga yang sama, yakni Rp8.000 per ekor.

Sementara itu, burung puyuh dijual Rp6.000 per ekor, yang mayoritas merupakan puyuh betina afkir (sudah tidak produktif). Adapun ayam negeri dijual Rp25.000 per ekor dan umumnya dipelihara hingga siap potong.

Untuk jenis bebek lokal, Siman menyebutkan harga cukup bervariasi berdasarkan jenis kelamin. Bebek jantan dijual Rp5.000 per ekor, sedangkan bebek betina mencapai Rp15.000 per ekor.

Kios Citra Jaya buka setiap hari mulai pukul 03.00 hingga 19.00 WIB. Siman menambahkan, bagi pembeli masih diperbolehkan untuk melakukan nego harga, dengan catatan masih dalam batas wajar.

“Bisa nego sedikit, tapi jangan banyak-banyak,” ucapnya dengan nada guyon.

Menurut Siman, pasokan unggas di kios tersebut biasanya datang dua kali dalam seminggu, yakni setiap hari Selasa dan Sabtu. Untuk pemesanan, pembeli dapat menghubungi pihak kios melalui WhatsApp, dengan biaya pengiriman ditanggung oleh pembeli.

"Jadi untuk tahu harganya nanti bisa tinggal hubungi aja atau datang langsung ke sini. (Mengingat harga) hewan tuh tiap hari kadang naik kadang naik turun, enggak stabil (fluktuatif)," tukas Siman.

Related News