• 16 April 2026

Jumat Besok Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bakal Diberantas

uploads/news/2026/04/jumat-besok-ikan-sapu-sapu-699967bef6475f2.png

Jagad Tani - Melonjaknya populasi ikan sapu-sapu, membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan serentak melakukan pembersihan sungai dan saluran air dari ikan sapu-sapu, pada Jumat (17/04).

Menurut Kepala Seksi Perikanan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP), Jakarta Selatan, Arief Prakoso, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengendalian spesies ikan invasif di wilayah DKI Jakarta.

Baca juga: Forum Bisnis Indonesia China Bahas Ekspor Walet

"Besok rencana kegiatan operasi penangkapan ikan sapu-sapu serentak se-DKI Jakarta, untuk wilayah Jakarta Selatan pelaksanaan di saluran Phb Setu Babakan," terang Arief dikutip dari Antara, Kamis (16/04).

Dijelaskan jika operasi di saluran penghubung (Phb) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akan dimulai pukul 07.30 WIB dengan apel kegiatan. Penangkapan ikan sapu-sapu akan berlangsung sekitar 1,5 jam. Setelah penangkapan, ikan tersebut akan dimusnahkan.

"Selanjutnya pukul 09.30 sampai 10.00 dilakukan pemusnahan dan penguburan ikan sapu-sapu hasil tangkapan," tukasnya.

Adapun untuk wilayah Jakarta Barat penangkapan dilakukan di Kali Anak TSI, Duri Kosambi, Cengkareng. Untuk wilayah Jakarta Pusat dilakukan di Kali Cideng Plaza Indonesia, Gondangdia, Menteng. Sedangkan Jakarta Timur di Dermaga Eco Eduwisata Ciliwung, Cililitan, Kramatjati.

Sementara Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dijadwalkan akan menghadiri operasi penangkapan ikan sapu-sapu di wilayah Jakarta Utara di saluran RW 06, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading.

“Dari hasil lab, hampir semua ikan yang dites di laboratorium kadar batasnya itu kan 0,3 miligram. Dia (ikan sapu-sapu) lebih dari itu, sehingga akan sangat berbahaya kalau dikonsumsi,” tuturnya.

Selain itu, ikan tersebut dinilai dapat menghancurkan tanggul-tanggul yang ada sebagai tempat persembunyian, bahkan ikan-ikan lokal juga dimakan hingga telur-telurnya dan perlu dimusnahkan. 

“Memang ikan ini bisa hidup dalam segala cuaca termasuk dalam kondisi air yang sangat-sangat tidak sehat. Dan memang ikan yang sumbernya itu di Amerika Selatan, di sana pun ini sudah menjadi persoalan dan dimusnahkan,” tukasnya.

 

Related News