Paus Sperma 15 Meter Ditemukan Tergeletak di Jembrana
Jagad Tani - Seekor paus sperma dengan panjang sekitar lima belas meter ditemukan terdampar dan dalam kondisi mati di pantai Kabupaten Jembrana, Bali.
"Besok bangkai paus ini akan kami kubur setelah pemeriksaan menyeluruh dari dokter hewan untuk menganalisa penyebab kematiannya," ujar Kapolsek Melaya I Ketut Sukadana, sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu pagi (06/05).
Baca juga: Sekolah Pertanian Jadi Jujukan Perayaan Hardiknas Jateng
Menurutnya, ikan paus jenis sperma ini diketahui terdampar di Pantai Anyarsari, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, sekitar pukul 14.00 WITA. Informasi ini pertama kali diketahui oleh warga bernama I Putu Pulasari, yang kemudian informasinya cepat menyebar termasuk laporan ke pihak kepolisian.
"Paus ini berada sekitar 100 meter dari pantai. Warga yang menonton sempat melihatnya bergerak-gerak, yang diduga saat awal ditemukan masih hidup," terangnya.
Namun, pada saat air surut paus itu sudah tidak bergerak lagi dan saat didekati diketahui sudah mati dengan posisi kepala menghadap ke laut. Identifikasi awal menyebutkan bahwa paus ini berjenis kelamin betina.
"Untuk penyebab kematiannya akan dilakukan pemeriksaan lanjutan lagi oleh dokter hewan besok," jelas Ketut.
Usai pemeriksaan, rencananya ikan paus tersebut akan langsung dikubur di lokasi untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan, seperti bau busuk dari bangkai tersebut.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Putu Suparta mengatakan pihaknya bersama institusi terkait melakukan penjagaan di lokasi agar situasi aman dan kondusif hingga ikan paus itu dikubur. Antara/Rolandus Nampu/Gembong Ismadi

