Jelang Iduladha, Sapi Dijual Rp70 Ribu Sekilo
Jagad Tani - Menjelang Hari Raya Iduladha, permintaan hewan kurban mulai meningkat. Sejumlah pedagang ternak di Tangerang Selatan pun menawarkan berbagai jenis sapi dan kambing dengan harga bervariasi, mulai dari puluhan juta rupiah hingga sistem pembayaran uang muka ringan.
Salah satu pedagang ternak, Ary, mengatakan harga sapinya saat ini dibanderol mulai Rp70 ribu per kilogram hidup. Ia menjual berbagai jenis sapi, salah satunya sapi Bali berusia sekitar dua tahun dengan bobot mencapai 285 hingga 300 kilogram.
Baca juga: Sektor Pertanian Masuk Tiga Besar Penopang Ekonomi
“Harga buka sapi Bali sekitar Rp21 juta. Untuk DP mulai Rp500 ribu sampai Rp1 juta,” ujarnya saat ditemui di lapaknya di kawasan Jalan Ceger Raya pada Kamis sore (08/05).
Ary menjelaskan, ciri khas sapi Bali terletak pada bagian pantat yang berwarna putih, dan semua ternak yang ada di lokasi merupakan sapi hasil ternak, sehingga lebih jinak dan jauh lebih tenang. Menurutnya, sapi dengan bobot tersebut dapat menghasilkan sekitar 140 kantong daging saat proses pemotongan.
Selain sapi Bali, ia juga menyediakan sapi limousin dengan sistem jogrokan atau penjualan berdasarkan berdasarkan taksiran fisik secara langsung, tanpa ditimbang atau diukur beratnya. Harga ditentukan melalui kesepakatan visual mata antara penjual dan pembeli. Harga pembukaan untuk sapi limousin dipatok mulai Rp24,5 juta.
Tidak hanya sapi, Ary juga menawarkan kambing kurban dari berbagai jenis. Untuk kambing Lampung dan kambing Jawa, harga yang ditawarkan mulai Rp3 juta hingga Rp12 juta.
Ia menyebutkan jika kambing Lampung memiliki postur tubuh lebih tinggi dibanding kambing Jawa yang cenderung lebih lebar.
“Kalau kambing Lampung badannya tinggi-tinggi, sedangkan kambing Jawa lebih lebar,” terang pria yang berdomisili di kelurahan Parigi, kecamatan Pondok Aren tersebut.
Menariknya, seluruh pembelian hewan kurban di lapaknya sudah termasuk biaya pakan dan pengantaran secara gratis kepada pembeli hingga Hari-h perayaan Idul Adha.
"Semuanya free, biaya makan dan pengantaran ternak digratiskan," pungkasnya.

