Tembus Pasar Asia, Kelapa Sumsel Berpotensi Global
Jagad Tani - Aktivitas ekspor kelapa yang dimotori oleh para pengusaha muda lokal yang dijuluki "Sultan Muda Sumsel" di Dermaga Kelapa Musi 2, Palembang, membuka mata banyak pihak bahwa potensi komoditas kelapa di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) cukup mampu bersaing di pasar Asia.
Bahkan Herman Daru, selaku Gubernur Sumatera Selatan ikut meninjau langsung ke lokasi tersebut pada Selasa (30/06), untuk melihat bagaimana langkah progresif dari para pemuda Sumsel yang telah berhasil menembus pasar internasional.
Baca juga: Pepaya California, Disangka Impor Padahal Asal Bogor
Adapun saat ini, komoditas kelapa asal Sumsel telah rutin diekspor ke beberapa negara di Asia, seperti Cina, Thailand, dan Vietnam. Melalui dermaga tersebut, kelapa-kelapa yang dikumpulkan dari petani lokal diolah dan dipisahkan secara profesional berdasarkan kebutuhan pasar ekspor, mulai dari produk kopra hingga kelapa bulat utuh.
“Kita tidak menyangka, negara seperti Thailand yang juga penghasil kelapa, justru sekarang kita yang ekspor ke mereka. Oleh karena itu, kita mengajak para pimpinan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan Bank Indonesia (BI) untuk turun langsung mendukung anak muda ini. Inilah esensi penggerak ekonomi kita yang sebenarnya,” ungkap Herman dalam keterangan tertulisnya dikutip Rabu (01/07).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Sultan Muda Sumsel ini menjadi bentuk inovasi dan sekaligus bisa menjadi motivasi ataupun role model bagi generasi muda lainnya, yang ingin terjun di bidang pertanian dan perdagangan.
Menurut Herman, komoditas kelapa ini dapat menjadi salah satu pilar utama dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah Sumatera Selatan secara berkelanjutan, lewat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha muda, petani, dan lembaga keuangan (BI & OJK).
Selain itu, sebagai bentuk dukungan, disebutkan pula bila nantinya geliat usaha ini tidak hanya akan diberikan dalam bentuk regulasi, tetapi juga pihaknya akan menjembatani akses permodalan dan finansial.
“Urusan perbankan, kita akan bimbing dan navigasi mereka agar skalanya bisa menjadi lebih besar lagi,” tandas Herman di sela-sela kegiatan.

