Berkenalan dengan Ayam Jowo Super (Joper)
Jagad Tani - Dari sekian banyaknya jenis ayam yang bisa dipelihara oleh peternak, ada satu jenis ayam yang cukup menarik perhatian, karena bisa dimanfaatkan sebagai ayam petelur dan pedaging, namanya ayam Jowo Super alias Joper.
Menurut Sardi, selaku peternak ayam dari Cogrek Farm, ayam jenis ini merupakan hasil perkawinan silang antara indukan betina dari Ayam Ras Petelur dan indukan pejantan berasal dari Ayam Kampung.
Baca juga: Pantauan Harga Unggas Hidup Akhir Juli
"Ayam Joper itu ayam persilangan yang berasal dari Jawa, yaitu berupa ayam betinanya itu ayam petelur, kemudian yang jantannya dari ayam kampung, yang kemudian disilangkan," ungkapnya kepada Jagad Tani.
Sardi menjelaskan bahwa Ayam Joper ini memiliki keunggulan, mulai dari segi pertumbuhan anakannya yang lebih cepat untuk dipanen, serta bisa lebih produktif dalam menghasilkan telur.
"(Dari jumlah telur yang dihasilkan) lebih produktif, (sehingga) lebih cepat ke (masa) panennya, mau buat pertumbuhannya pun lebih cepat. Kalau panennya itu kita di angka 60 hari sampai 70 hari bobotnya bisa 0,8 kg sampai 1 kg," jelasnya.
Di kandang miliknya yang seluas 40 meter x 8 meter, sudah mampu menampung populasi hingga angka 3500 ekor, sedangkan untuk jumlah panen, mampu menjual 400-1000 ekor per sekali panen.
"Sekarang itu, kalau kita jual (ayam) sistem (timbang) kilo-an, misalnya ayam 0,8 kg misalnya dia ambil 500 ekor, berarti kan 4 kwintal dikali harga Rp45.000 per kg. Jadi tidak jual per ekor, jualnya sistem timbang," sambungnya.
Dilanjutkan bahwa cara perhitungannya yakni dari berat keseluruhan si ayam, lalu dikalikan dengan harga ayam yang ada pada saat ini, misalkan ada pada harga Rp45.000 per kg, maka tinggal dikalikan dengan berat total ayam.
Selain itu, dikatakan oleh Sardi bahwasanya ayam joper ini bisa masuk di dua kategori untuk peternakan, yakni bisa dimanfaatkan ke ayam petelur, maupun di ayam kampung untuk pedaging.
"Kalau yang putih polos ataupun yang agak coklat itu dia bisa masuk ke ayam petelur (untuk si betinanya), tapi (untuk ayam) yang warnanya lebih condong ke (warna dari) si bapaknya ataupun si indukan lakinya dia larinya ke ayam kampung," lanjutnya.
Sementara itu, untuk harga Day Old Chick (DOD) atau bibit anakan Ayam Joper, di Lapakan Pak Slamet, yakni lapak unggas di Pasar Gembrong, Jakarta Timur harganya dijual Rp8.000 per ekor untuk DOD yang masih berusia 3 hari.

