Mengetahui Jenis-Jenis Ikan Lokal Endemik Jawa Timur
Jagad Tani - Keanekaragaman hayati (Biodiversitas) ikan air tawar lokal, endemik Indonesia tentu sangat berlimpah, dan persebarannya pun membentang dari Aceh sampai Papua. Termasuk di Jawa Timur, yang mempunyai beragam jenis ikan lokal.
Berdasarkan data dari Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur (DKP Jatim) ada beberapa jenis ikan endemik lokal di Jawa Timur, mulai dari Ikan Wader Cakul (Puntius binotatus), Ikan Wader Pari (Rasbora argyrotaenia), dan Ikan Uceng (Nemacheilus fasciatus).
Baca juga: Berkenalan dengan Ayam Kuntara
Kemudian ada Ikan Keting (Mystus nigriceps), Ikan Jogoripuh (Glyptothorax platypogon), Ikan Lempuk, Ikan Lele Lokal (Clarias batrachus), Ikan Montho atau Nilem (Osteochilus vittatus), serta Ikan Hampala (Hampala macrolepidota).
Selanjutnya ada Ikan Muraganting (Barbonymus altus), Ikan Bekepek (Puntius marginatus), Ikan Bader Bang (Barbodes balleroides), Ikan Tawes (Puntius javanicus), Ikan Semah atau Dewa (Tor soro), dan Ikan Sengkaring (Tor tombroides).
Selain itu, juga ada Ikan Gurami (Osphronemus gouramy), Ikan Betik atau Betok (Anabas testudines), Ikan Papar atau Belida (Notopterus notopterus), Ikan Jendil (Pangasius micronemus), dan Ikan Berot (Mastacembelus argus).
Termasuk Ikan Sili (Macrognathus aculeatus), serta Ikan Baung (Hemibagrus nemurus). Total ada sebanyak 22 jenis ikan yang terdata di DKP Jatim, dalam laporan yang berjudul "Jenis-Jenis Ikan Endemik Lokal dan Status Teknologi Pembenihannya".
Adapun salah satu alternatif untuk menjaga biodiversitas ikan-ikan lokal asli Indonesia melalui konservasi jenis di tingkat pembudidaya (on farm conservation) yaitu dengan cara mendomestikasikan dan membudidayakannya.
Melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Budidaya Air Tawar (PBAT) Umbulan, DKP Jatim juga mengembangkan domestikasi, teknologi pembenihan, dan pembesaran beberapa komoditas ikan lokal yang ada di masyarakat.
Berikut merupakan jenis ikan endemik lokal dari Jawa Timur yang telah dikuasai teknologi pembenihannya oleh UPT PBAT Umbulan, karena belum banyak dibudidayakan oleh masyarakat, dan dikhawatirkan dapat membahayakan populasinya di alam (punah).
Ikan-ikan yang sudah diberlakukan teknologi pembenihan ikan endemik lokal, dengan status domestikasi dan status pemijahan yakni ikan Tawes, Wader Cakul, Wader Pari, Bader Bang, Muraganting, Sengkaring, Betik atau Betok, Melem/Montho atau Nilem, dan Baung.
Itulah deretan nama-nama ikan endemik lokal dari Jawa Timur. Keberadaan spesies ikan lokal yang bukan merupakan spesies unggulan nasional, membuatnya jarang masuk ke dalam program domestikasi dan dibudidaya, selain itu, ukurannya yang kecil juga seringkali dianggap tidak ekonomis, sehingga masih sangat kecil upaya domestikasi, restocking dan pelestariannya.

