• 13 August 2026

Pasar Hewan Jonggol Didorong Menjadi Sentra Ekonomi

uploads/news/2026/08/pasar-hewan-jonggol-didorong-32421d5d958450e.jpg

Jagad Tani - Keberadaan Pasar Hewan Jonggol di Kabupaten Bogor, Jawa Barat,  bukan cuma jadi tempat transaksi jual beli ternak, tetapi juga membuka akses pasar bagi peternak, serta penggerak roda ekonomi masyarakat di kawasan Bogor Timur.

Hary Suhada, selaku Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian (Kementan), mengatakan pembangunan infrastruktur peternakan merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus daya saing sektor peternakan.

Baca juga: Peternak Unggas Menjerit, Rakor Perunggasan Digelar

"Pembangunan seperti ini merupakan investasi jangka panjang yang tidak hanya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat daya saing daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya. 

Dilanjutkan bahwa pasar hewan memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar tempat transaksi. Pasar dapat menjadi bagian dari sistem agribisnis yang mendukung pengawasan kesehatan hewan, penerapan biosekuriti, kesejahteraan hewan, hingga ketertelusuran lalu lintas ternak.

Hal tersebut dinilai penting untuk memastikan perdagangan ternak berlangsung tertib sekaligus memberikan rasa aman bagi peternak, pedagang, dan konsumen. Melalui pengelolaan yang baik, Pasar Hewan Jonggol diharapkan bisa mendukung penyediaan pangan asal hewan yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

"Kami berharap Pasar Hewan Jonggol dapat menjadi contoh pasar ternak modern yang mampu memperkuat sistem pemasaran, meningkatkan pelayanan kesehatan hewan, menerapkan biosekuriti secara konsisten, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan peternak," jelasnya. 

Selain itu, Hary menyambut baik kerja sama antara Badan Karantina Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Bogor. Menurutnya, sinergi antarlembaga diperlukan untuk mencegah masuk dan menyebarnya penyakit hewan, serta mendukung kelancaran lalu lintas komoditas peternakan dan perikanan.

Sementara itu, Rudy Susmanto, yang merupakan Bupati Bogor, mengatakan Pasar Hewan Jonggol merupakan bagian dari pengembangan kawasan Bogor Timur, pembangunan kawasan juga membutuhkan fasilitas ekonomi yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Pasar Hewan Jonggol merupakan salah satu tahapan membangun Bogor Wilayah Timur. Ketika masyarakat memiliki harapan terhadap pengembangan wilayah, maka yang harus dipersiapkan bukan hanya pusat pemerintahannya, tetapi juga seluruh fasilitas penunjang yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat," terang Rudy.

Pasar yang diresmikan tanggal 6 Agustus 2026 ini beroperasi setiap Senin dan Kamis, dilengkapi hotel hewan dan ruang pemeriksaan kesehatan, sehingga memudahkan peternak dan pedagang dalam melakukan transaksi sekaligus memastikan ternak yang diperjualbelikan memenuhi aspek kesehatan.

"Pengembangan Bogor Timur juga didukung pembangunan infrastruktur penunjang, termasuk konektivitas jalan dan fasilitas publik. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat membuka peluang investasi sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat," tukasnya. 

Related News