• 29 August 2026

Hari Pertama Flona Ramai, Segini Harga Tanamannya

Jagad Tani - Antusiasme warga di hari pertama gelaran Flora dan Fauna (Flona) 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/8), terpantau cukup padat sejak siang hingga malam hari. Bukan cuma itu, pengisi tenant juga terlihat diramaikan oleh berbagai jenis tanaman, satwa, ruang edukasi, rumah adat hingga pagelaran seni dan budaya. 

Menurut Nunung Marlina, pemilik Marlina Flora yang menjadi salah satu pengisi tenant tanaman hias, menjelaskan soal antusiasme warga yang berkunjung di hari pertama cukup tinggi, bahkan pengunjung secara bergantian mendatangi tenant miliknya, ia juga turut menjelaskan berbagai jenis tanaman yang dimiliki. 

Baca juga: Warga Probolinggo Diajarkan Menyulap Ikan Jadi Dimsum-Nugget

""Kalau di tempat saya ada pohon tanaman untuk taman, terus untuk koleksian (tanaman), tapi kebanyakan untuk taman, mulai dari Miana (Coleus scutellarioides), Euphorbia, ada yang koleksiannya itu Nolina (Beaucarnea recurvata), Philodendron, dan lain-lain," ungkapnya kepada Jagad Tani. 

Pemilik dari lapak tanaman yang ada di Ciledug, Kota Tangerang inipun menjelaskan bahwa tanaman yang dibawa ke Flona ini merupakan jenis yang banyak digemari oleh pecinta tanaman hias, dan harganya pun terbilang variatif, tergantung dari jenis serta ukuran si tanaman itu sendiri. 

"Untuk yang harga yang terjangkau itu ada Miana, Pandan, terus Tapak Dara, dan ada macam-macam deh, itu saja jual empat pohon itu Rp50.000, terus ada yg paling mahal itu ada Nolina Varigata, harganya Rp12.500.000," terang Marlina. 

Ia melanjutkan bahwa, salah satu faktor yang membuat harganya tinggi yaitu dikarenakan bonggolnya yang sudah fosil dan daunnya yang sudah Varigata (daun yang memiliki lebih dari satu corak atau belang).

"Ke depannya, semoga dunia tanaman hias makin maju, makin banyak penggemarnya, karena kita sebagai petani dan pedagang, (menilai jika usaha di bidang ini) masih ada harapanlah (untuk berkembang)," jelas wanita yang juga kerap terlibat dalam gelaran Flona ini. 

Sementara itu, Silfa yang merupakan admin dari CV Cactus Tamhis, asal Lembang, Kabupaten Bandung Barat, ini juga menjelaskan keterlibatan timnya yang kedua kali di gelaran Flona 2026, serta turut menjelaskan soal beragam jenis kaktus yang dibawakan. 

"Kalau di kita itu ada kaktus, sukulen, sama caudex yang berbonggol ada daunnya. (Sedangkan terkait soal rentang usia tanaman) untuk kaktus itu umurnya ada yang 1 tahunan di pot kecil, sampai dengan yang berusia 10-20 tahun lebih," jelasnya. 

Mengenai harga, untuk sukulen-sukulen lokal dimulai dari harga Rp25.000 per pcs, jenis sukulen tersebut meliputi sukulen perle (Echeveria 'Perle von Nürnberg'), sukulen pink minima, hingga sukulen haworthia.

"Kalau untuk yang paling mahal ada yang dari caudex yaitu welwitschia mirabilis Rp6 juta, terus ada di agave utahensis Rp4 juta, ada dari Cyphostemma uter juga Rp4,5 juta mereka ini ada yang berasal dari Madagaskar, ada juga dari Meksiko, jadi di sini ada dari bermacam-macam tempat," pungkasnya. 

Related News