• 7 September 2026

Tanaman Hias Punya Cerita, Segini Harga-Harganya

Jagad Tani - Beragam jenis tanaman hias dengan bentuk dan karakternya menarik perhatian pengunjung pada FLONA 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta. Mulai dari tanaman berbunga hingga tanaman gantung dan sukulen, dengan keunggulan dan harga jual yang berbeda.

Salah satunya, Salsabiila Nursery, yang membawa berbagai jenis tanaman hias dari Cipanas, Puncak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Menurut pegawai Salsabiila Nursery, Hilman, koleksi yang dibawa mulai dari Vinca, Aglaonema, Lipstik, Celosia, Marigold, Bromelia, Hoya Love, hingga berbagai jenis sukulen.

Baca juga: Petani Milenial Klaten Kembangkan Wisata Petik Melon

"Kalau secara umum, tanaman ini masuk tanaman hias semua," ujar Hilman saat ditemui Jagad Tani di lokasi pameran.

Harga tanaman yang ditawarkan pun bervariasi, tergantung jenis dan ukurannya. Tanaman Vinca, dijual sekitar Rp35.000 per pot. Sementara Aglaonema yang berukuran lebih besar dibanderol sekitar Rp75.000, dan keduanya rata-rata berusia sekitar empat bulan.

Namun, bagi pencinta tanaman gantung, terdapat jenis Lipstik yang memiliki harga lebih tinggi. Tanaman tersebut dapat mencapai Rp300.000 ketika ukurannya sudah panjang dan rimbun.

"Kalau yang paling mahal, Lipstik. Kalau sudah panjang bisa sampai Rp300.000," terang Hilman.

Selain ukuran, kelangkaan dan keunikan tanaman juga menjadi faktor yang menentukan harga. Hal itu terlihat pada Hoya Love yang dijual berdasarkan jumlah daunnya. Satu daun dibanderol Rp25.000, dua daun Rp50.000, sedangkan tiga daun mencapai Rp75.000.

Hilman menyebut Hoya Love tergolong tanaman yang masih jarang ditemukan sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi. "Karena agak unik, susah nyarinya, masih jarang," sambungnya.

Untuk tanaman lain seperti Bromelia, harga berada di kisaran Rp25.000 hingga Rp35.000, bergantung pada ukuran. Sementara sukulen yang bukan jenis kaktus ditawarkan dengan harga rata-rata sekitar Rp20.000.

Tak hanya memperhatikan jenis dan ukuran, perawatan tanaman juga menjadi tantangan ketika tanaman dipindahkan dari Cipanas ke Jakarta yang memiliki suhu lebih panas.

Hilman mengatakan frekuensi penyiraman harus ditambah selama tanaman berada di Jakarta. Jika di Cipanas tanaman terkadang cukup disiram dua kali sehari, di lokasi pameran penyiraman bisa dilakukan hingga tiga kali sehari.

"Di sini hampir sehari sekali. Kalau di Cipanas kadang dua kali sehari, kalau di sini bisa tiga kali disiram," katanya.

Diakatakan oleh Hilman, untuk kesehariannya ketika di Salsabiila Nursery, ia tidak hanya merawat tanaman, tapi juga turut melakukan pengiriman tanaman dan bunga ke sejumlah pelanggan.

Menurutnya, Salsabiila Nursery bahkan memiliki kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memasok tanaman yang digunakan dalam berbagai kebutuhan ruang publik dan dekorasi.

Beberapa di antaranya yakni digunakan buat dekorasi perayaan HUT Kemerdekaan RI di tanggal 17 Agustus 2026, termasuk untuk kawasan Istana Negara dan Bundaran HI.

Keberagaman jenis tanaman yang dibawa Salsabiila Nursery menunjukkan bahwa tanaman hias bukan hanya soal tampilan. Bentuk, ukuran, kelangkaan, karakter pertumbuhan, hingga tingkat perawatan turut menentukan daya tarik dan nilai jualnya.

Related News