• 10 September 2026

Kandang Ayam Dingin, Gunakan Dua Kayu Ini

Jagad Tani - Dalam penerapan suhu ruang di kandang ayam, ada dua metode yang bisa digunakan, yakni metode tradisional dan modern. Untuk metode tradisional, biasanya peternak menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar buat pemanas ruangan kandang.

Kedua metode tersebut bahkan sudah diterapkan oleh Ismed, owner dari Amega Farm, di kandang ayam miliknya di Desa Pengasinan, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, untuk menjaga suhu ruang anakan ayam atau Day Old Chick (DOC).

Baca juga: Segini Suhu Ruang yang Optimal untuk DOC

"Kita pakainya cuma dua jenis kayu, yaitu kayu (dari pohon) rambutan dan kayu (dari pohon) duku. (kita menggunakan kayu) yang keras-keras, (selain itu) karena populasi kayunya (di sini) masih banyak," jelas Ismed kepada Jagad Tani.

Kayu-kayu tersebut dibeli oleh Ismed, adapun harganya yakni Rp400.000 untuk satu mobil pick up. Alasan pemilihan kayu tersebut bukan tanpa alasan, salah satunya dikarenakan lebih awet, dan lebih ekonomis.

"(Pemilihan dua jenis kayu ini karena) lebih awet, (dan) lebih murah daripada (metode modern yang menggunakan) gas," ujarnya saat ditemui di kandang DOC ayam ISA Brown yang terletak di Kampung Kebon Kopi ini.

Tentunya suhu ruang yang hangat bagi anak ayam yang baru menetas sangat diperlukan. Hal ini disebabkan tubuhnya yang masih rentan, sehingga penggunaan pemanas ruangan di kandang sangat diperlukan.

"Suhunya (di dalam ruangan) sekitar 35 sampai 40 (derajat celsius) lah, biar hangat, jadi (si DOC) enggak terlalu kedinginan," sambung Ismed.

Sebagai informasi, penghangat tradisional, biasanya menggunakan tungku pemanas yang memanfaatkan kayu sebagai bahan bakar. Sementara untuk penghangat modern, biasanya menggunakan gasolec, yakni pemanas ruang yang menggunakan bahan bakar gas.

"(Di kandang yang di sini) masih tradisional (menggunakan) kayu bakar. Kalau (yang) di sana (kandang saya yang satunya lagi sudah) pakai gas, tapi yang di sana sudah dilepas gasnya, (ayamnya) sudah besar, sudah umur 6 minggu," tukasnya.

Related News