• 30 September 2026

Bayi Gajah Sumatra Dilahirkan di Tesso Nilo

uploads/news/2026/09/bayi-gajah-sumatra-dilahirkan-628175893e0b669.jpeg

Jagad Tani - Anak gajah berjenis kelamin jantan dilahirkan dalam kondisi sehat di Camp Elephant Flying Squad (EFS), SPTN Wilayah I Lubuk Kembang Bunga, Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Senin (28/9).

Induk dari anak Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) ini bernama Lisa (45 tahun), dan kelahiran ini merupakan kelahiran keenam bagi Lisa dan menjadi bagian penting dalam upaya mendukung keberlangsungan populasi gajah sumatera di Provinsi Riau.

Baca juga: Beternak Jangkrik: Peluang Cuan Menggiurkan, Panen Cepat

Anak gajah tersebut lahir dari hasil perkawinan (breeding) antara Lisa dengan gajah liar, yang menunjukkan adanya interaksi reproduktif antara gajah binaan dan populasi gajah liar di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.

Dalam laporan tertulisnya, pihak Balai Taman Nasional Tesso Nilo menjelaskan bahwa sejak hari Minggu (27/9), pemantauan intensif pada Gajah Lisa dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari mahout (pawang gajah), dokter hewan, dan perawat satwa.

Pemantauan dilakukan setelah tim menemukan sejumlah tanda klinis menjelang persalinan, antara lain pengerasan pada bagian mammae atau kelenjar susu serta peningkatan kegelisahan dibandingkan kondisi hariannya.

Lalu pada Senin pagi (28/9), pergerakan Lisa mulai melambat, dan pemantauan ketat terus dilakukan hingga sore hari saat indikasi persalinan semakin mendekati fase akhir, dan proses kelahiran dimulai pada pukul 19.00 WIB.

Pada akhirnya Lisa berhasil melahirkan seekor anak gajah jantan secara mandiri dan dalam kondisi selamat di area Camp EFS TNTN, tepat pada pukul 19.20 WIB, dan bayi gajah sudah menunjukkan kekuatan fisik yang baik dengan mampu berdiri tegak dan menopang tubuhnya secara mandiri.

"Lisa berhasil melahirkan seekor anak gajah jantan secara mandiri dan dalam kondisi selamat di area Camp EFS TNTN," ungkap Heru Sutmantoro, Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo Selasa (29/9).

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengukuran morfometri oleh tim medis, bayi gajah jantan ini dinyatakan dalam kondisi sehat dengan rincian data fisik berupa tinggi badan 96 cm, panjang badan 101 cm, lingkar dada 125 cm, suhu tubuh 36 °C, serta berat badan ± 129 kg.

Adapun saat ini, tim medis satwa dan mahout terus melakukan pengawasan melekat 24 jam untuk memantau asupan nutrisi awal (asupan ASI) serta memastikan kondisi fisik induk dan bayi gajah tetap stabil dan aman.

Kelahiran ini dinilai menjadi momentum positif dalam memperkuat upaya konservasi gajah sumatera sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga habitat dan keberlangsungan populasi gajah sumatera di alam.

Related News