• 7 October 2026

Sadio Mane Investasikan Gaji Jadi Perkebunan Mangga

uploads/news/2026/10/sadio-mane-investasikan-gaji-75428ce3592048c.jpeg

Jagad Tani - Bintang dari Tim Nasional (Timnas) Senegal, Sadio Mane, yang saat ini memperkuat klub Arab Saudi, Al-Nassr, menginvestasikan sebesar £15 juta untuk sebuah proyek bernama SM10 Agro, di luar dari karier sepak bolanya.

Melansir dari The Sun, proyek SM10 Agro ini bakal berfokus pada budidaya dan pengolahan mangga, perkebunan mangga, pabrik pengolahan, hingga perguruan tinggi pertanian. 

Baca juga: Putri Malu: Gulma di Indonesia, Jadi Berlian di Eropa-AS

Setidaknya dalam proyek yang diinvestasikan oleh pemain berusia 34 tahun ini, akan mampu menciptakan 1.000 lapangan kerja, sehingga bisa membangun dan menaikkan ekonomi masyarakat yang ada di kampung halamannya, Bambali ataupun di wilayah sekitarnya.

Menurut Mane, penanaman yang dilakukan di wilayah Sedhiou kehilangan 30 hingga 40% mangga, karena kegagalan dalam menyimpan dan mengolahnya dengan benar. Hal tersebut menjadi salah satu alasannya untuk berinvestasi pada proyek ini.

“Saya ingin kekayaan tanah kita tetap berada di sini bersama kita di Senegal. Inisiatif ini akan mempekerjakan 1.000 orang sejak awal,” ujar Mane. “Pabrik pengolahan akan didirikan di Bambali, dan salah satunya akan khusus memproduksi mentega mangga.”

Pemain yang meninggalkan Bayern Munchen pada 2023 dan berlabuh ke Liga Arab ini memiliki laporan gaji mingguan mencapai £650.000. Dengan gaji yang fantastis tersebut, bakal didirikan perkebunan mangga seluas 500 hektar dan sebuah perguruan tinggi pertanian.

“Saya ingin kaum muda dan perempuan di wilayah saya memiliki kesempatan nyata untuk mendapatkan Pendidikan,” lanjutnya, sambil menjelaskan bahwa layanan transportasi dan pengiriman untuk SM10 Agro secara tidak langsung juga akan menciptakan lapangan kerja tambahan.

Sementara itu, Wakil Direktur SM10 Agro, Aminata Tope, juga menambahkan: “Kami akan menanam 78.000 pohon mangga, dengan panen pertama diperkirakan dalam tiga tahun ke depan."

Di wilayah Afrika Barat, merupakan sebuah kawasan yang kaya akan buah mangga, sehingga buahnya banyak ditemukan. Untuk daging buahnya bahkan banyak dimanfaatkan untuk membuat minuman, makanan penutup, chutney, kosmetik, hingga produk lainnya.

Selain itu Aminata menjelaskan bahwa perguruan tinggi pertaniannya juga akan memiliki pusat penelitian dan pengembangan. Bukan cuma itu, target produksi juga dipaparkan: "Dan pabrik tersebut akan mampu menghasilkan output sebesar 10.500 ton per tahun.”

Related News