• 17 October 2026

Penanganan Spesies Invasif, Sapu-Sapu Kali Pesanggrahan Dijaring

Jagad Tani - Sebanyak 195 ekor ikan sapu-sapu dengan total berat 28 kilogram berhasil dijaring Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat, di Kali Pesanggrahan, RW 05, Kelurahan Meruya Utara.

Menurut Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat, Bety Rahmawati, operasi tersebut merupakan tindaklanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta terkait penanganan dominasi ikan sapu-sapu di perairan Jakarta.

Baca juga: Grobogan Bakal Dilakukan Pengembangan Kedelai Seluas 5000 Hektare

Bernama ilmiah Pterygoplichthys pardalis, ikan ini merupakan spesies invasif yang berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem perairan. Bahkan juga diketahui bisa membuat lubang pada tanggul yang berpotensi merusak infrastruktur.

“Ikan sapu-sapu juga melubangi tanggul kali atau saluran air yang dikhawatirkan berpotensi menyebabkan kerusakan infrastruktur,” ungkap Bety dalam siaran pers, Jumat (16/10). 

Operasi penangkapan dilakukan menggunakan jaring manual dengan menyisir area saluran air, dengan melibatkan Pusat Produksi, Inspeksi, dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP), aparatur Kelurahan Meruya Utara, serta UPS Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Kembangan.

"Ikan sapu-sapu ditangkap dengan menggunakan jaring manual yang dioperasikan oleh petugas. Selama proses penangkapan,petugas menyisir area saluran air guna memastikan populasi ikan yang dikenal memiliki daya tahan tinggi dan mampu merusak struktur tanggul," ujarnya. 

Dalam operasi penangkapan tersebut, lanjut Bety, petugas berhasil menjaring 195 ikan sapu-sapu dengan berat 28 Kg. "Hasil tangkapan ikan dikubur dalam kondisi mati di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kembangan," jelasnya. 

Hal ini dianggap sebagai langkah preventif dalam mengurangi populasi ikan sapu-sapu secara bertahap sehingga perairan di wilayah Kecamatan Kembangan menjadi lebih sehat dan tidak membahayakan infrastruktur warga. 

Sementara itu Lurah Meruya Utara, Agustiawan, menjelaskan kegiatan ini jadi upaya pengendalian populasi ikan sapu-sapu yang diharapkan dapat membantu menjaga keseimbangan ekosistem perairan serta melindungi habitat biota air lainnya.

"Kegiatan pelaksanaan operasi penangkapan ikan sapu-sapu di Kali Pesanggrahan Meruya Utara sangat baik dalam upaya pelestarian ekosistem perairan darat dan mencegah kerusakan habitat.” imbuh Agus.

Related News