Berdayakan Warga, Kelompok Ternak Lembu Suro Rengkuh Penghargaan
Jagad Tani - Kelompok Tani Ternak Lembu Suro asal Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro berhasil meraih Juara II Komoditas Sapi, pada gelaran Lomba Kelompok Ternak Berprestasi Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.
Ketua Kelompok Tani Ternak Lembu Suro, Rasimin, bercerita bahwa perjalanan kelompoknya bermula dari upaya masyarakat di desanya saat mengembangkan ternak sapi secara bersama-sama.
Baca juga: Kambing dan Domba Indonesia Diminati Pasar Malaysia
Awalnya, pada tahun 1992, hasil penjualan kayu jati dari area kuburan desa digunakan untuk membeli lima ekor sapi guna kepentingan desa. Namun, satu ekor sapi mati sehingga tersisa empat ekor yang kemudian terus dirawat dan dikembangkan.
“Dari empat ekor sapi yang tersisa itu, setelah dirawat dan dikembangkan, jumlahnya saat ini sudah mencapai 98 ekor,” ungkap Rasimin dalam keterangan tertulisnya dikutip Sabtu (17/10).
Kelompok Tani Ternak Lembu Suro secara resmi dibentuk pada 2012, di tahun yang sama, kelompok ini memperoleh bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berupa insentif bagi sapi bunting, serta bantuan 40 ekor sapi dari dana cukai yang kemudian berkembang hingga 85 ekor.
Rasimin melanjutkan, jika pengembangan ternak tersebut dilakukan dengan sistem yang dikelola bersama karang taruna, dan diterapkan sistem pembagian hasil perawatan dengan komposisi 65:35 persen.
Untuk sapi yang berasal dari bantuan pemerintah, dikelola melalui sistem pemeliharaan bergulir. Warga yang merawat sapi berkewajiban membayar Rp2 juta dan boleh diangsur dalam jangka waktu satu tahun, sedangkan anak sapi yang dilahirkan jadi hak milik perawat sesuai ketentuan kelompok.
“Bagi kami, karena ini bantuan, maka harus bisa bermanfaat bagi semua masyarakat. Jadi, bagaimana ternak ini bisa berkembang dan memberikan kesempatan kepada warga untuk ikut merasakan manfaatnya,” terangnya.
Keberhasilan mengembangkan populasi ternak tersebut mengantarkan Kelompok Tani Ternak Lembu Suro mengikuti kompetisi secara berjenjang. Setelah meraih Juara I di tingkat Kabupaten Bojonegoro, kelompok ini mewakili ke tingkat Provinsi Jawa Timur dan akhirnya memperoleh Juara II.
Adapun penghargaan tersebut akhirnya diterima pada 12 Oktober 2026 di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Penilaian lomba, jelas Rasimin, mencakup sejumlah aspek, seperti populasi ternak, pengelolaan kandang, pengolahan kotoran ternak, serta pengelolaan pakan. Capaian tersebut menjadi motivasi bagi Kelompok Tani Ternak Lembu Suro.
Kelompoknya pun dinilai akan terus mengembangkan usaha peternakan dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat desa. Dalam kegiatan sehari-hari, kelompok ini masih menggunakan cara manual untuk sejumlah pekerjaan, dan beberapa di antaranya telah memanfaatkan mesin.
Bahkan Rasimin berpesan supaya masyarakat yang ingin mengembangkan usaha, khususnya di bidang peternakan, tetap memiliki semangat dan menjalani setiap proses dengan bahagia. “Yang penting semangat dan dihadapi dengan bahagia,” tukasnya.

