Irigasi Bilokka 73,36%, Sumber Air Lahan Sidrap
Jagad Tani - Pembangunan dan rehabilitasi daerah irigasi (DI) melalui program Multi Years Project (MYP) di Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), kini sudah terealisasi, sehingga lahan persawahan bisa mendapat suplai air melalui jaringan irgasi.
Menurut Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, salah satu daerah irigasi di Sidrap yang saat ini pembangunannya terus dipacu yakni irigasi Bilokka.
Baca juga: Tembus Rp127.604/Kg, Cabai Rawit Sulut Kini Disuplai Jatim
“Alhamdulillah, progresnya saat ini menunjukkan peningkatan realisasi sudah 73,36%,” jelas Andi Sudirman dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/10).
Rehabilitasi DI Bilokka merupakan bagian dari Paket 3 program MYP rehabilitasi irigasi Pemprov Sulsel. Paket ini mencakup penanganan sembilan daerah irigasi yang tersebar di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Barru, Sidrap, dan Pinrang, senilai Rp89 miliar.
Khusus di DI Bilokka, penanganan jaringan irigasi dilakukan kurang lebih 5.815 meter atau 5,8 kilometer. Infrastruktur tersebut dirancang untuk mendukung layanan pengairan bagi lahan persawahan seluas sekitar 1.323 hektare.
“Rehabilitasi irigasi menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi dalam meningkatkan kualitas layanan pertanian, khususnya ketersediaan air bagi lahan persawahan petani,” ungkapnya.
Dilanjutkan oleh Andi Sudirman bahwa ketersediaan jaringan irigasi yang memadai jadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian para petani.
“Kami berharap program recovery irigasi ini dapat meningkatkan produksi pertanian para petani yang sebelumnya Indeks Pertanaman (IP) IP 100 sekali tanam bisa menjadi IP 300, tiga kali tanam dalam setahun atau lima kali tanam dalam dua tahun,” imbuhnya.

