Cawang dan Cililitan Digelar Gerakan Pangan Murah
Jagad Tani - Kelurahan Cawang dan Cililitan, Jakarta Timur, memeriahkan Hari Pangan Sedunia 2026 lewat Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan paket beras yang dibagikan secara gratis, serta voucher belanja guna meringankan pengeluaran kebutuhan sehari-hari.
Menurut Direktur Ketersediaan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Maino Dwi Hartono, GPM ini merupakan bentuk kerja sama berbagai pihak untuk membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga terjangkau.
Baca juga: Pendapatan Nelayan Barru Meningkat Lewat Apartemen Ikan
“Mudah-mudahan ini juga bisa membantu masyarakat di Kelurahan Cawang dan Kelurahan Cililitan yang tentunya lebih membutuhkan,” ujar Maino di Kelurahan Cawang dan Cililitan, Jakarta Timur, Kamis (22/10/2026).
Selain itu, GPM Nasional juga dilaksanakan di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Kegiatan ini dipusatkan di empat lokasi utama, yaitu Kecamatan Makassar dan Mariso di Kota Makassar, serta Kelurahan Bukit Duri, Cawang-Cililitan di bantaran Sungai Ciliwung, dan Bidara Cina di Jakarta.
Adapun rangkaian kegiatan ini meliputi penyerahan mobil Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta mobil laboratorium keamanan pangan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah dan Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Mardiyana, warga Cawang yang turut berbelanja, menyebut harga sejumlah komoditas yang dijual dinilai cukup membantu pengeluaran rumah tangga. Harganya membuat warga bisa memenuhi kebutuhan dapur dengan lebih hemat.
“Bawang merah Rp20.000, bawang putih Rp 7.000, telur Rp 23.500, harganya murah jadi enak kita belanjanya, lebih hemat,” tutur Mardiyana.
Sementara untuk beberapa komoditas lain yang dijual di lokasi kegiatan di antaranya berupa beras SPHP Rp11.000 per kilogram, beras premium Rp14.600 per kilogram, Minyakita Rp15.000 per liter, dan telur ayam ras Rp23.500 per kilogram.
Menurut Iin, warga Cililitan, kegiatan ini dinilainya bermanfaat bagi warga. Ia berharap GPM dapat kembali digelar sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk berbelanja kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Ya ke depannya, kalau bisa ada lagi (kegiatan yang seperti ini),” terang Iin.
Begitu juga dengan Lurah Cawang, Gia Junian Putranto, ia menilai GPM bermanfaat bagi masyarakat, terutama karena kegiatan ini membantu meringankan pengeluaran warga. Diharapkan kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan dengan jangkauan penerima manfaat yang lebih luas.
“Saya berharap dapat berkelanjutan mungkin setahun dua kali ataupun sebulan sekali. Jadi di tahun-tahun berikutnya juga tetap diadakan kegiatan dan juga mungkin kuotanya bisa ditambahkan biar juga menyeluruh warga bisa mendapatkan bantuan tersebut,” tukas Gia.

