• 31 October 2026

Lapas Kelas IIB Kendal Produksi Telur-DOC Ayam

Jagad Tani - Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Kendal anak ayam atau Day Old Chick (DOC) dan telur ayam hasil budi daya ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) dipasarkan ke masyarakat, Jumat (30/10).

Setiap harinya jumlah produksi rata-rata mencapai 50 ekor DOC. Selain itu, juga memproduksi telur ayam KUB mencapai 170 butir per hari. Dari jumlah tersebut, sebanyak 100 butir dipilih untuk ditetaskan menggunakan mesin penetas, sedangkan sisanya dijual sebagai telur konsumsi.

Baca juga: Yogyakarta Disiapkan 76 Lokasi Budidaya Ikan Tematik

Untuk penetasannya, mampu menghasilkan DOC jenis ayam KUB dan KUB Cemani yang dipasarkan dengan harga Rp7.500 per ekor. Anak ayam berusia di bawah tiga hari tersebut telah mendapatkan vaksinasi ND-IB.

Menurut Staf Kegiatan Kerja Lapas Terbuka Kendal, Fani Hakim, budi daya ayam KUB dikelola secara berkelanjutan. Sebagian telur ditetaskan untuk menghasilkan DOC, sedangkan sebagian anak ayam yang menetas dipasarkan dan sebagian lainnya dibesarkan kembali.

“Telur yang dihasilkan setiap hari sekitar 170 butir. Sebagian kami masukkan ke mesin penetas untuk menghasilkan DOC, sedangkan sisanya dijual. DOC yang menetas juga kami pasarkan dan sebagian dibesarkan kembali untuk keberlanjutan budi daya,” ungkap Fani.

Selain DOC, telur ayam KUB dijual dengan harga Rp2.000 per butir. Pemasarannya telah menjangkau sejumlah Lapas lain yang mengembangkan budi daya ayam KUB. Hingga saat ini, ribuan butir telur telah dipasarkan untuk mendukung pengembangan budi daya serupa.

Sementara itu, salah seorang pembeli DOC, Yasinta, mengaku tertarik membeli anak ayam KUB dari Lapas Terbuka Kendal untuk dipelihara. Menurutnya, ketersediaan DOC yang telah mendapatkan vaksinasi memudahkan masyarakat memulai usaha peternakan.

“Saya senang karena sekarang bisa mendapatkan DOC ayam KUB dengan mudah. Apalagi anak ayam yang dijual sudah mendapatkan vaksinasi, sehingga menjadi nilai tambah bagi pembeli,” ungkapnya.

Dengan adanya pemasaran DOC, dinilai mampu menambah jenis produk peternakan yang dihasilkan Lapas Terbuka Kendal. Kegiatan ini juga membuka peluang perluasan pasar sekaligus mendukung pembinaan kemandirian Warga Binaan.

"Harapannya, budi daya ayam KUB di Lapas Terbuka Kendal semakin berkembang dan bisa terus menyediakan bibit ayam berkualitas bagi masyarakat," pungkas Yasinta. 

Related News