• 6 November 2026

Susu Lokal Ciawi Naik Kelas Jadi Produk Olahan

uploads/news/2026/11/-susu-lokal-ciawi-naik-463099898723a19.jpg

Jagad Tani - Di tangan pelaku usaha pengolahan, susu sapi peternak lokal di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak hanya dipasarkan dalam bentuk segar. Tapi diolah menjadi yoghurt, permen susu, hingga keju mozzarella.

General Manager PT Bogor Sari Nutrisi, Maulita Putri Darmawati, bercerita jika usaha itu bermula dari kebiasaan keluarga membuat yoghurt untuk konsumsi sendiri. Adapun resepnya diwariskan oleh orang tuanya sebagai awal dari perjalanan bisnis yang kini terus dikembangkan.

Baca juga: Buah-Buahan Lokal yang Sudah Jarang Ditemukan Keberadaannya

“Awalnya kami hanya membuat yoghurt untuk dikonsumsi sendiri dan keluarga. Namun, ternyata respons masyarakat sangat baik ketika produk mulai dipasarkan. Dari situ kami melihat bahwa olahan susu memiliki peluang usaha yang cukup besar untuk dikembangkan,” ungkap Maulita.

Usaha keluarga yang dimulai pada 2012, produk ini kini telah dipasarkan ke sekitar 40 gerai Apotek Roxy serta sejumlah pusat oleh-oleh di Bogor dan kawasan Puncak, lewat produk olahan susu bermerek Yess Yoghurt.

Pengembangan usaha olahan susu, lanjut Maulita, bukan sekadar memperbanyak jenis produk, tapi juga ingin memanfaatkan susu sapi dari peternak lokal di Ciawi dan sekitarnya sebagai bahan baku produksi agar tidak hanya dijual dalam bentuk segar.

“Produk yang kami kembangkan berbasis susu sapi dari peternak lokal. Selain yoghurt dengan merek Yess Yoghurt, kami juga mengembangkan Yess Candy dan mozzarella. Kami ingin susu lokal tidak hanya dijual sebagai bahan baku,” jelasnya.

Menurutnya, jumlah produksi yoghurtnya saat ini rata-rata mencapai sekitar 100 liter per hari atau setara kurang lebih 400 botol. Ketika permintaan meningkat, kebutuhan susu sebagai bahan baku pernah mencapai 500 liter per hari. 

Saat ini, perusahaan mengembangkan empat varian yoghurt, yakni stroberi, leci, melon, dan mangga. Serta direncanakan bakal menghadirkan yoghurt dalam kemasan pouch serta yoghurt bubuk atau dry yoghurt untuk pasar ekspor. Saat ini pasarnya meliputi Jabodetabek, Palembang, Bali, Jambi, dan Banyuwangi.

 

“Kami ingin terus mengembangkan produk agar bisa menjangkau lebih banyak konsumen, tidak hanya di Bogor dan Jabodetabek, tetapi juga ke berbagai daerah. Harapannya, produk olahan susu lokal semakin dikenal dan mampu bersaing dengan produk lainnya,” tukas Maulita.

Related News