• 21 April 2024

Raup Ratusan Juta dari Ternak Etawa

uploads/news/2021/12/raup-ratusan-juta-dari-98724dd767302a5.jpg

“Bahkan dulu saya melirik dunia kambing itu sama seperti bidang lainnya. Sempat terbesit, apa sih cuma seekor kambing, lalu akhirnya saya coba terjun ke dunia peternakan dan fokus, ternyata hasilnya menjanjikan”

Menyusuri Desa Cibeuteung Udik, Sahabat Tani bisa temukan sebuah peternakan yang cukup besar. Namanya Jiwanta Farm yang berlokasi di Ciseeng, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Dibaluti kemeja biru bercorak bunga dan celana abu-abu, Fuad Paturohman, peternak etawa sekaligus pemilik Jiwanta Farm, tengah sibuk memindahkan rerumputan dari tempat pakan menuju kandang. Puluhan domba dan kambing yang ada di kandangnya sesekali mengembik ketika tangan lincahnya mengeluarkan segenggam dedaunan hijau.

Meski tidak memiliki basic pertanian maupun peternakan, Fuad mengaku tertarik untuk terjun dalam bidang peternakan. Ia pun mengaku dahulu sempat menganggap prospek bidang peternakan sama saja dengan lainnya. “Awalnya saya itu bekerja sebagai calo kambing. Jadi calo kambing itu sejak 2013, ketika saya masih bekerja di sebuah perusahaan di Jakarta. Dulu saya memang bekerja di BUMN,” ungkap Fuad.

Baca juga: Sejuta Manfaat Susu Kambing Etawa

Lebih lanjut, Fuad menambahkan, “bahkan dulu saya melirik dunia kambing itu sama seperti bidang lainnya. Sempat terbesit, apa sih cuma seekor kambing, lalu akhirnya saya coba terjun ke dunia peternakan dan fokus, ternyata hasilnya menjanjikan,” tambahnya.

Berkat kenekatannya, kini ia berhasil mendirikan peternak besar dengan diisi ratusan ekor domba dan kambing. “Dengan modal Rp 10 juta juga bisa kalau mau ternak etawa, yang penting ada niat dan keinginan, karena orang yang sukses itu adalah dia yang mau berusaha, bukan dia yang pintar ataupun kaya. Alhamdulillah omzet saya kalau Idul Adha hampir satu milyar,” imbuhnya.

Baca juga: Ternak Etawa Untung Berlipat Ganda

Fuad bercerita, sebelum ia memutuskan mendirikan peternakan, ia mencari tahu seluk-beluk harga kambing dan domba di pasaran. Sampai akhirnya rezeki ‘nomplok’ yang ia dapatkan berawal dari hasil pesanan atasannya. “Ceritanya berawal ketika atasan saya menanyakan ada atau tidak stok kambing di saya, setelah itu dia pesan. Saya kira dia hanya membeli satu dua ekor saja enggak taunya dia beli 10 ekor. Disitu saya dapat keuntungan satu bulan gaji,” katanya.

Fuad selalu mengingatkan kepada pelanggannya jika harga jual kambing etawa masih stabil, permintaan di pasaran pun belum pernah menurun, dan apabila iya, tidak terlalu drastis. “Namun Alhamdulillah sekarang saya sudah benar-benar tahu porsinya bagaimana, dari mulai cara merawat sampai breeding. Seninya beternak harga juga bisa jadi faktor tak tertentu, situasi bisa jadi faktor penentu lainnya,” tutupnya.

Baca juga: Ternak Etawa Bikin Ketawa

Related News